Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-18:00 WIB
Minggu : 12:00-18:00 WIB

Waspada Dari Sekarang Akibat Sering Buang Air Kecil, Begini Pengobatannya

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Waspada Dari Sekarang Akibat Sering Buang Air Kecil, Begini Pengobatannya

sering buang air kecil

Seringnya buang air biasanya yang mengalaminya ialah perempuan dibandingkan pria. Untuk itu, Anda harus waspada akan hal ini apalagi terlalu seringbulak-balik ke toilet untuk buang air kecil. Hal yang kemungkinan mengalami kondisi sering buang air ada dua. Pertama, akibat Anda terlalu banyak minum air mineral. Kedua, akibat Anda memiliki kondisi penyakit tertentu. Secara normal, frekuensi buang air kecil ini dikatakan sehat ialah 4 sampai 8 kali dalam sehari. Jika anda terlalu sering sebaiknya di periksa secepatnya agar tidak mengalami hal yang tidak disukai.

Jika anda mengalami sering kencing akan membuat terganggunya jam tidur Anda dan sering bangun di malam hari padahal Anda minum hanya sedikit, untuk itu Anda harus mewapadai kondisi ini.terlalu seringnya buang air kecil dengan jumlah yang terlalu banyak bisa jadi penyebab diabetes 1 dan 2. Badan berusaha mengeluarkan glukosa yang tidak dibutuhkan dalam badan melalui air kencing. Masa kehamilan awal perempuan pula bisa jadi pemicu sering buang air kecil sebab pertumbuhan uterus yang menekan kandung kemih. Sering buang air kecil juga dapt menyebabkan masalah prostat, penggunaan diuretik, stroke, ataupun masalah saraf lainnya.

Yuk, kita simak apa saja penyebab sering buang air kecil di bawah ini, Sahabat Pndawa.

 

Penyebab Sering Buang Air Kecil

  • Terlalu banyak cairan

Penyebab sering kencing yang biasanya terjadi karena Anda mempunyai banyak cairan. akibatnya, cairan yang tidak diperlukan dalam badan akan dikeluarkan, salah satunya dalam bentuk kencing.

  • Alkohol dan kafein

Alkohol dan kafein mempunyai sifat diuretik atau penyebab sering kencing lebih dari biasanya. Selain itu, pemanis buatan, makanan dan minuman asam mempunyai sifat yang sama. Makanan dan minuman jenis tersebut menjadi penyebab sering kencing.

  • Infeksi saluran kemih

Pemicu sering kencing yang lain pada perempuan merupakan peradangan saluran kencing. Infeksi saluran kemih terjadi saat ada bakteri atau benda lain yang menginfeksi saluran kemih, seperti kandung kemih, uretra, dan ginjal. Gejala lain yang timbul dikarena infeksi saluran kemih ialah rasa sakit pada saat kencing dan urin yang berwarna. Tidak hanya itu, Kamu pula dapat merasakan meriang serta rasa sakit di punggung ataupun pinggul.

  • Infeksi Ginjal

Di sisi seringnya buang air kecil, pertanda peradangan ginjal yang lain merupakan sakit punggung, sakit pada pangkal paha, mual, muntah, meriang, dan menggigil.

  • Batu Ginjal

Ini ialah batu mineral yang terbentuk di dalam ginjal pada saat air kemih terkonsentrasi. Pertanda lain pada batu ginjal merupakan kencing yang keluar sedikit demi sedikit diiringi rasa perih, sakit pada perut bagian dasar, ada darah pada air kencing ataupun corak air kemih berganti jadi hitam ataupun keruh.

  • Masa Hamil

Awal kehamilan, uterus akan tumbuh dan menekan kandung kemih sehingga dapat menyebabkan sering buang air kecil. Kondisi ini sering dianggap sebagai salah satu ciri-ciri kehamilan.

  • Gula Darah

Kencing dengan jumlah urine yang banyak merupakan salah satu penyakit diabetes. Kondisi ini disebabkan karena tubuh berusaha membersihkan glukosa yang tidak terpakai di darah melalui kencing.

  • Gangguan Prostat

Pembesaran prostat ini bisa menekan saluran kencing serta mentup saluran kencing. Situasi ini menimbulkan dinding kandung kemih alami iritasi. Akhirnya, kandung kemih jadi gampang berkontraksi apalagi saat adanya air kencing sedikit, alhasil sering timbul rasa ingin buaang air kecil terus menerus.

  • Mengalami stroke ataupun penyakit syaraf

Kerusakan pada syaraf yang mengatur fungsi kandung kencing bisa mengakibatkan seringnya buang air kecil.

  • Divertikulitis Ataupun Peradangan Pada Dinding Usus Besar

Indikasinya ialah rasa perih pada perut bagian kiri dasar, sering kencing yang disertai rasa perih disaat kencing, serta perdarahan dari anus.

  • Faktor Psikologis

Salah satunya merupakan keresahan kelewatan yang berlangsung lama. Misalnya kekhawatiran mengenai keuangan, pekerjaan, sekolah, ataupun keluarga, tetapi tidak bisa menjelaskan faktornya dengan cara khusus (gangguan kecemasan umum). Tidak hanya sering bulak-balik toilet, pertanda yang lain ialah jantung berdebar- debar, berkeringat, otot kaku, susah tidur, letih, susah Fokus, gemetaran, dan gangguan saluran cerna.

 

Bagaimana Pengobatan yang Tepat?

  • Melatih Kandung Kemih

Selama kurang lebih 12 minggu. Metode melatihnya tergolong simpel, ialah mengatur jarak durasi buang air kecil. Perihal ini bisa kurangi frekuensi buang air kecil dan melatih kandung kemih buat menyimpan air kencing lebih lama.

  • Senam Kegel

Senam ini bisa menguatkan otot di dekat kandung kemih serta uretra, alhasil bisa mengurangi dorongan buang air kecil. Mengatur kandung kemih bisa dicoba dengan latihan yang berfokus pada panggul selama 5 menit. Lakukan latihan ini paling tidak 3 kali dalam satu hari.

  • Mengubah Pola Makan

Seperti menjauhi mengkonsumsi minuman keras, kafein, soda, tomat, cokelat, masakan pedas, dan pemanis buatan. Di samping itu, konstipasi pula bisa memperburuk kondisi ini. Perbanyaklah komsumsi masakan banyak serat serta cukupi kebutuhan air putih, namun sebaiknya menjauhi banyak minum pada saat mau tidur di malam hari.

 

Dimana Harus Berobat?

Klinik Pandawa dapat menangani kondisi yang sering buang air. Jika Anda salah satu mengalami hal ini dapat berkonsultasi atau datang langsung ke Klinik Kami. Klinik Kami yang mempunyai dokter ahli dan professional serta pelayanan yang terbaik pastinya tidak akan mengecewakan Anda.

Jika Anda ingin terlebih dahulu berkonsultasi melalui online dapat menghubungi kami ke link BERKONSULTASI ONLINE GRATIS dengan dokter Kami atau nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) dan klik layanan konsultasi untuk berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis.