Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-20:00 WIB
Minggu : 12:00-20:00 WIB

Sakit Saat BAB? Jangan Dibiarkan Ini Tanda-tanda Penyakit Fistula Ani

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Sakit Saat BAB? Jangan Dibiarkan Ini Tanda-tanda Penyakit Fistula Ani

sakit saat BAB

Pernah merasa sakit saat BAB? Nah, jika Anda merasakan masalah ini jangan didiamkan begitu saja. Kemungkinan besar Anda mengalami Fistula Ani. Situasi ini memiliki permasalahan yang besar bila didiamkan begitu saja, apabila mengakami perihal ini wajib melakukan operasi yang bertujuan buat mengeluarkan bengkak atau bisul pada peradangan anus. Mengerikan bukan? Nah, sebaiknya Anda harus lebih baik tahu mengenai penyekit ini apakah dapat menular atau tidak.

Penyakit ini mempunyai ciri-ciri atau tanda-tanda dibagian anus, anus Anda akan mengalami bengkak. Biasanya, kondisi penyakit ini akan menonjolkan bentuk yang mendekati bisul di area anus dan bercorak merah serta terasa hangat. Apabila terjadi pembengkakan pada anus yang condong posisi lebih ke dalam bisa jadi tidak terlihatan, tetapi jarang ditemui pada seseorang. Jika Anda mengalami hal ini sebaiknya diperiksa ke dokter agar tidak mengalami komplikasi yang lebih serius.

Nah, jika alami penyakit sakit saat BAB, peradangan pada saluran Fistula Ani bisa saja menyebar luas ke badan dan akan timbul peradangan yang berbahaya. Maka dari itu, antibiotic sangat diperlukan untuk menyembuhkan peradangan ini dengan tindakan Fistula Ani. Lantas, apa yang dimaksud lebih jelas mengenai Fistula Ani? Apakah Berbahaya atau tidak? Yuk, simak lebih jelasnya dibawah ini.

 

Apakah Penyakit Fistula Ani Menular? 

Fistula ani yakni terbentuknya saluran antara ujung anus besar serta kulit di zona anus bahkan dubur. Apabila merasakan hal ini akan menyebabkan infeksi dan akan berkembang menjadi benjolan yang berisikan nanah di zona anus. Apabila nanah sudah tidak ada akan membentuk saluran kecil.

Anal fistula umumnya mempunyai bentuk yang sederhana serta dapat pula kompleks ataupun bercabang. Saat buang air besar, fistula Ani ini bisa menghasilkan darah, bisul, ataupun bahkan kotoran. Kondisi tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman sesudah buang air besar.

Penyakit fistula ani umumnya lebih sering terjadi pada laki laki dibandingkan wanita. Pad masalah ini yang terjadi umumnya pada usia 20 tahun hingga 40 tahun yang mengalaminya. Untuk itu, bisa juga akan dialami oleh bayi bahkan anak-anak, akibat kelainan kongenital atau cacat bawaan.

 

Apa Saja Gejala Sakit Saat BAB?

  • Kesulitan dalam mengontrol buang air besar.
  • Terdapat bau busuk dari sekitar anus.
  • Saat buang air besar akan muncul nanah dan berdarah.
  • Suka merasakan sakit yang terus menerus serta terasa denyutan yang umumnya terasa pada saat bersandar, bergerak, buang air besar, ataupun batu berdahak.
  • Terdapat iritasi kulit di dekat anus.
  • Timbulnya kemerahan serta bengkak di zona anus, ada bisul, ataupun meriang.
  • Demam, meriang, serta merasa kecapekan.
  • Terasa gatal pada lubang anus serta fistula.
  • Terbentuknya lubang di kulit serta munculnya cairan ataupun feses dari lubang itu.
  • Konstipasi ataupun wasir maupun pula perih berhubungan dengan pergerakan usus.

 

Apa Saja Penyebabnya?

Penyebab utamanya dari penyakit fistula ani ini akan memunculkan terbentknya abses di daerah anus. Pada dasarnya, hal ini terjadi saat kelenjar di area anus tersumbat.

Dengan bersamaan durasi, penimbunan bisul pada bengkak anus akan menekan zona di sekelilingnya serta mencari jalan keluar. Akhirnya, terbentuklah sebuah saluran dari bengkak ke anus ataupun anus yang disebut fistula.

Namun terdapat pula pemicu lain yang menimbulkan penyakit ini timbul antara lain seperti:

  • Infeksi tuberkulosis ataupun HIV.
  • Komplikasi dari operasi dekat anus.
  • Penyakit Crohn ataupun peradangan pencernaan.
  • Hidradenitis suppurativa ataupun bengkak dan jaringan parut yakni situasi kulit parah yang memunculkan tampaknya benjolan seperti jerawat pada bagain tubuh.
  • Timbulnya divertikulitis yakni peradangan yang terjadi pada divertikula yang yaitu kantung kecil yang ada dalam saluran pencernaan.
  • Trauma ataupun komplikasi bekas pembedahan di dekat anus.
  • Kanker anus serta usus besar.

 

Apakah Berbahaya?

Bengkak pada anus memanglah beresiko bila tidak lekas ditangani. Maka dari itu, wajib segera ditangani dengan cepat. Sakit saat BAB akan mengalami bengkak, kondisi ini tidak bisa meluas ke pasangan Kamu, namun bila di biarkan akan beresiko buat kesehatan Kamu, beberapa besar penyakit ini akan merasakan perih serta rasa sakit pada bagian alat vital Kamu.

Beberapa besar fistula yakni hasil dari peradangan pada kelenjar anus yang menimbulkan gumpalan bisul (bengkak) kecil. Bengkak ini setelah itu membesar serta membuat bengkak susah pergi dari kelenjar anus. Kesimpulannya muncul peradangan yang membesar sampai perineum (zona kulit sekitaran anus), anus, atau seluruhnya, dan setelah itu jadi fistula.

Rongga rektum yang menonjolkan benjolan yakni bagian akhir dari usus besar tempat simpannya feses sebelum dikeluarkan melalui anus. Peradangan yang terjalin pada rectum dan kelenjar cairan kental anus akan membuat lubang- lubang kecil yang menimbulkan bisul pada penyakit bengkak perianal. Penyakit bengkak perianal dapat terjalin pada laki- laki atau wanita.

 

Faktor atau Risiko

Fistula ani terjadi dampak bengkak anus yang tidak membaik sempurna, akhrinya meninggalkan saluran ataupun lubang kecil pada kulit di dekat anus. Faktor ini yang amat banyak terjalin pada kasus sakit saat BAB. Kurang lebih 50 persen pengidap bengkak anus berbahaya saat mengalami fistula ani. Faktor fistula ani yang lain yakni komplikasi yang terangkai sehabis pembedahan di dekat anus serta setelah radioterapi buat kanker usus besar.

 

Bisakah Menimbulkan Komplikasi?

Apakah penyakit fistula ani meluas? Komplikasi pada fistula ani biasanya terjadi sekitar kurun waktu setelah operasi. Komplikasi ini bisa berupa retensi air kencing, perdarahan hebat atau keluarnya cairan dari lokasi fistulotomi, pembuatan bekuan darah di dalam ambeien, dan impaksi feses.

Tidak hanya itu saja, komplikasi lain biasanya dapat muncul sehabis tata cara operasi, sejenis stenosis anus, inkontinensia usus, ataupun penyembuhan luka yang tertunda( tidak membaik sejauh lebih dari 12 minggu).

Pada dasarnya seluruh operasi membawa efek peradangan pada disaat sayatan dibikin ke dalam kulit, tertera prosedur fistulektomi (tata cara operasi pada saluran fistula).  Dalam beberapa metode pembedahan fistula, prosedur ini dapat jadi harus dituntaskan dalam beberapa tahap.

 

Dimana Pengobatan yang Bagus?

Klinik Pandawa dapat menangani kondisi yang sering sakit saat BAB. Jika Anda salah satu mengalami hal ini dapat berkonsultasi atau datang langsung ke Klinik Kami. Klinik Kami yang mempunyai dokter ahli dan professional serta pelayanan yang terbaik pastinya tidak akan mengecewakan Anda.

Jika Anda ingin terlebih dahulu berkonsultasi melalui online dapat menghubungi kami ke link BERKONSULTASI ONLINE GRATIS dengan dokter Kami atau nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) dan klik layanan konsultasi untuk berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis.