Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-20:00 WIB
Minggu : 12:00-20:00 WIB

Penis Susah Ereksi? Kenali Penyebab dan Begini Cara Atasinya

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

penis susah ereksi

Selain ejakulasi ternyata ada gangguan ereksi yang dapat dialami oeleh para laiki-laki, lho. Sebenarnya, laki-laki dapat ‘ON’ hanya dengan lihat secara visul apalagi dapat bermain dengan pasangan. Akan tetapi, tisak semua laki-laki yang gampang ‘ON’ lantaran dialami gangguan atau disfusngsi ereksi. Kemudian bagaimana cara tangani penis susah ereksi?

Seorang laki-laki dianggap mempunyai disfungsi ereksi jika kamu secara teratur kesulitan dalam dapatkan atau pertahankan ereksi yang kuat saat lakukan berhubungan intim. Gangguan penis susah ereksi ini dapat mengganggu keromantisan dengan pasangan kamu.

Pastinya sahabat pandawa tidak mau bukan, alami gangguan penis susah ereksi jika begitu, kamu harus kenal lebih dekat dengan gangguan ini dari kenali gejala, penyebab, sampai cara pengobatannya. Yuk, simak lebih lengkapnya.

 

Penis susah ereksi

Normalnya, ereksi terjadi saat pria terangsang secara seksual. Pada saat terangsang, saraf akan mengirim sinyal dari otak ke penis. Kemudian, otot tubuh akan rileks dan memungkinkan darah mengalir ke jaringan penis. Saat darah mengisi penis, alat kelamin pria bisa ereksi alias ON.

Sampai saat sebenarnya belum ada patokan yang spesifik berapa lama ereksi yang disebutkan normal. Hal ini masih tergantung pada tingkat kepuasan masing-masing pasangan.

Gangguan ereksi ini kerap dianggap bagai hal yang tabu. Alhasil, banyak pria atau pasangan malu dan segan berdiskusi dengan dokter apabila mengalami gangguan ini. Nah untuk kamu sahabat pandawa yang mengalami beberapa kali Mr.P tidak gampang ereksi, sebaik konsultasikan pada ahlinya.

Selain merasakan penis kesusahan ON saat bercinta, kamu perlu mengenali gejala lainnya, diantaranya seperti:

  • penis susah mengeras dan susah penetrasi
  • penis tidak bisa mempertahankan ereksi atau pasangan mencapai orgasme
  • penis alami ejakulasi cini atau tidak mengalami ejakulasi akibat tidak bisa ereksi

Selain itu, ada beberapa kondisi yang bisa berkaitan dengan gangguan ereksi, seperti gangguan psikologis (kecemasan dan trauma), bentuk penis yang tidak normal, ukuran penis terlalu kecil, atau bahkan tekanan darah tinggi. Meski begitu, gejala ini belum tentu dialami oleh semua penderita disfungsi ereksi.

Baca juga: Pahami Peyebab dan Cara Atasi Ereksi Melemah

Penyebab Penis susah ereksi

Dikutip dari WebMD, secara umum ada tiga penyebab utama penis kesusahan ereksi, diantaranya: Masalah fisik, Masalah psikologis, dan Gaya hidup tak sehat. Berikut penjelasannya;

Mr.P tidak gampang ereksi akibat masalah fisik/ kesehatan

Gangguan kesehatan fisik yang menimbulkan disfungsi ereksi, antara lain:

  • Sakit jantung,
  • Darah tinggi,
  • Kolesterol tinggi,
  • Gula darah,
  • Gemuk,
  • Sakit Parkinson,
  • Multiple sclerosis,
  • Mempunyai penyakit hati,
  • Sakit ginjal,
  • Timbulnya jaringan parut pada penis
  • Efek Trauma yang pernah dialami
  • Cedera di sumsum tulang belakang atau seputar alat kelamin,
  • Efek samping sejumlah obat.

Gangguan kesehatan fisik di atas bisa mempengaruhi saraf dan pembuluh darah, sehingga akibatnya bisa membuat penis gangguan ereksi.

 

Mr.P tidak gampang ereksi akibat faktor psikologis

Kemudian faktor psikologis. Faktor psikologis yang dapat memicu gangguan ereksi yaitu konflik dengan pasangan, tidak tertarik pasangan seksual, mengalami traumatis saat berhubungan seksual, stres psikologis, banyak pikiran, cemas, dan gangguan kejiwaan lainnya.

 

Penis susah ereksi karena gaya hidup tak sehat

Penis susah ereksi juga bisa berasal dari gaya hidup tak sehat seperti obesitas, malas berolahraga, kebiasaan merokok, hingga alkoholik. Selain itu juga pemakaian obat-obatan juga bisa mempengaruhi perfoma seksual kamu.

 

Diagnosis

Untuk mendiagnosis gangguan ereksi, dokter akan melakukan serangkaian wawancara atau pertanyaan seputar medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang pada kamu.

Dalam wawancara nantinya dokter akan menanyakan keluhan yang kamu alami. Dokter juga akan menanyakan secara detail bagaimana aktivitas seksual, adakah riwayat penyakit, penggunaan obat-obatan, dan sebagainya.

Kemudian, dokter akan melanjutkan pengecekan secara fisik yang secara umum, pemeriksaan sistem saraf, serta pemeriksaan pada alat vital. Bila dirasa perlu, dokter juga bisa melakukan pemeriksaan colok dubur untuk memeriksa keadaan prostat kamu.

 

Pengobatan

Penanganan penis susah ereksi bisa dengan pemberian obat-obatan, konseling, rutin berolahraga, hingga tindakan operasi jika diperlukan. Dokter biasanya akan memberikan anjuran resep obat-obatan seperti obat perangsang ereksi, atau pemberian hormon testosteron apabila terdapat kekurangan pada hormon ditubuh kamu.

Selain itu, dokter juga bisa menyarankan untuk berkonsultasi kepada psikolog, apabila dianggap gangguan ereksi akibat psikologis, misalnya akibat stres atau depresi.

Jika dengan pengobatan tidak membuahkan hasil yang diharapkan, dokter mungkin akan merekomendasikan tindakan operasi untuk mengatasi penis gangguan ereksi.

Jangan panik ketika kamu atau pasangan mengalami gangguan ereksi. Segera konsultasikan kepada dokter mengenai kondisi tersebut. Diskusikanlah kemungkinan penyebab-penyebab, serta solusi terbaik mengatasinya.

Dengan mendukung pasangan secara emosional serta menjalin hubungan yang baik akan mendorong penderita disfungsi ereksi untuk menjalani terapi dengan lebih baik.

Sekaranga kamu tak perlu bingung lagi, kamu bisa berkonsultasi gratis atau buat janji bersama dokter Klinik Pandawa. Langsung saja WA/TLP/SMS di nomor 0821-1141-0672 atau klik KONSULTASI GRATIS. Semua data pasien terjamin kerahasiaannya.