Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-20:00 WIB
Minggu : 12:00-20:00 WIB

Penis Patah, Mitos atau Fakta? Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Mengobati

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

penis patah

Kamu pernah mendengar penis patah? Yups, hal ini memang jarang di dengar oleh orang awam karena sebagian orang hanya tahu penis mengalami bengkok. Jika Mr.P patah pasti pria akan mengalami “ngilu”, tentunya yan terbanyak rasa sakit yang liar biasa. Penis patah ialah kondisi medis yang terjadi saat tunica albuginea atau lapisan yang berserat dari jaringan ikat di bawah kulit bikin penis dapat ereksi atau robek. Kadang kala, jaringan dibawah tunica albuginea yang dinamakan dengan corpus cavernosum juga dapat robek saat penis patah terjadi.

Ets, penis patah ini bukan berarti ada tulang yang patah di dalam penis ya. Sebab, “adik” ini tidak mempunyai tulang, tak seperti hewan yang mempunyai tulang pada Mr.P. Lalu, bagaimana bisa penis patah dapat terjadi? Nah, yuk kita simak lebih jelasnya di bawah ini.

 

Apa itu Penis Patah?

Penis patah ialah cedera yang harus segera kamu atasi. Jika tidak, keruskan dalam waktu yang lama dapat terjadi terhadap fungsi seksual atau saluran kemih bagi seorang pria. Kamu harus ingat! Bila penis mengalami patah, hal yang perata kamu lakukan ialah bawa ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan perawatan medis secepatnya.

Beberapa kondisi ini yang mirip dengan penis menjadi rusak ialah robeknya pembuluh darah dalam penis. Maka dari itu, kamu harus melakukan pengobatan dengan dokter spesialis dan lakukan scanning terhadap penis kamu.

 

Penyebab Penis Patah

Penyebab penis patah ialah dikarenakan adanya trauma langsung pada “adik” sehingga timbulnya robekan tunika albuginea penis. Jaringan untuk ereksi di bawah tunika albuginea juga dapat alami keribekan. Jaringan kembar ini mirip dengan spon yang disebut dengan korpus kavernosum. Biasanya dialiri dengan darah saat seserang mengalami rangsangan saat hubungan intim, kemudian menghasilkan ereksi. Penis menjadi rusak juga dapat lukai uretra. Uretra ialah saluran di penis untum tempat mengalirnya buang air kecil.

Penyebab umum penis menjadi rusak, antara lain:

  • Penis yang menjadi bengkok terlalu kuat dan terlalu dipaksakan selama berhubungan intim
  • Benturan yang kuat pada penis ereksi saat jatuh, kecelakaan mobil atau kecelakaan lainnya
  • Masturbasi traumatis

Penis patah adalah yang paling umum terjadi saat behubungan seks, terutama pada posisi wanita di atas. Dalam posisi ini, seorang wanita dapat bergerak terlalu kuat dan membebani penis dengan berat badannya sehingga ia dapat menyebabkan penis menjadi patah.

 

Gejala Penis Menjadi Rusak

Kamu harus tahu apa saja gejala penis patah, kenali beberapa tanda-tandanya, berikut ini:

  • Nyeri pada penis

Ciri-ciri penis menjadi rusak yang sering terjadi adalah rasa sakit pada penis. Keluhan ini tentu terjadi karena penis patah yang terjadi akibat cedera jaringan tunik albugea, menyebabkan rasa sakit. Biasanya, nyeri pada penis tiba-tiba muncul karena trauma.

  • Terderngar suara retak.

Suara retak ini seperti “krek” atau “plok” yang menunjukkan bahwa penis menjadi rusak. Demikian pula, cedera olahraga seperti itu, penis patah adalah cedera jaringan ikat, yaitu Tunika Albugea.

  • Penis jadi bengkak

Penis yang meningkat telah menjadi salah satu tanda penis menjadi rusak. Setelah cedera penis, proses peradangan akan terjadi. Selain rasa sakit, pembengkakan juga merupakan bentuk peradangan karena lesi jaringan penis.

  • Penis bengkok.

Tunika Alluginaea ialah jaringan ikat yang berperan dalam ereksi untuk mempertahankan penis dan kaku dalam posisi normal. Ketika jaringan ini terluka, penis akan dipelintir karena posisinya tidak terjaga. Penis yang meningkat juga membuat penisnya bengkok.

  • Memar di penis

Cedera atau robekan pada jaringan tunik albuginea tentu akan melukai jaringan di sekitarnya, terutama penis diisi dengan pembuluh darah. Akibatnya, memar dapat muncul di penis karena darah yang bertambah.

  • Ereksi hilang tiba-tiba

Ereksi terjadi karena darah membanjiri pembuluh darah di penis dan membangkitkan kekakuannya dari Tunika Albugea. Jika ada penis yang rusak yang menyebabkan darah penerbangan, rasa sakit dan cedera pada Tunican Albuginea, ereksi tiba-tiba dapat menghilang atau berhenti.

  • Gangguan berkemih

Selain menjadi alat reproduksi, penis juga merupakan organ untuk buang air kecil karena mengandung uretra (uretra). Tanda penis yang rusak adalah gangguan kemih sebagai buang air kecil atau darah yang sulit keluar dari saluran kemih. Ini terjadi karena darah yang berjalan di jaringan di sekitar penis.

 

Diagnosis Penis Patah

Dokter dapat mendiaksosis penis menjadi rusak dari hasil wawancara pasien dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk menentukan diagnosis. Pemeriksaan khusus sinar-X, yaitu cavernosography, juga membutuhkan injeksi pewarna khusus ke dalam pembuluh darah penis.

Selain itu, inspeksi juga dapat diperiksa menggunakan USG dan MRI. Tes urin juga harus dilakukan untuk melihat kemungkinan merusak saluran kemih pasien.

 Baca juga : Jangan Anggap Remeh! Penyebab Gatal Pada Penis Dapat Menular

Pencegahan Penis Patah

Untuk mencegah adanya penis menjadi rusak, selalu pastikan ada pelumasan yang cukup ketika Anda hubungan intim. Hindari seks yang sangat sulit. Hindari masturbasi yang terlalu keras dan traumatis.

 

Pengobatan Penis Patah

Pengobatan penis menjadi rusak dilakukan dengan operasi. Dokter bedah akan menggunakan benang jahit untuk menutup robek yang terjadi dengan baik di Albuhinea Tunika dan Corpus Cavernosum. Target utama perawatan adalah memulihkan dan mempertahankan kemampuan kemih dan ereksi. Pasien umumnya akan menjalani rawat inap dan akan terus dipantau selama satu hingga tiga hari.

Penis yang rusak akan memakan waktu beberapa bulan untuk pulih. Akibatnya, pasien tidak direkomendasikan untuk aktivitas seksual setidaknya satu bulan. Pasien juga harus melakukan pemeriksaan rutin untuk memeriksa aliran darah arteri dan penis vena dan penyembuhan. Beberapa pasien dapat mengalami efek samping, termasuk disfungsi ereksi, penis bengkok dan nyeri selama ereksi.

Hasil operasi akan lebih baik jika dilakukan dalam waktu 24 jam dari penis yang rusak. Oleh karena itu, sebelum terlambat, ini harus segera di rumah sakit untuk bantuan medis dan tindakan bedah.

Jika kamu mengalami hal ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin, Kamu bisa lakukan pemeriksaan di Klinik Pandawa. Sebelum kamu melakukan pemeriksaan, sebaiknya lakukan konsultasi online dengan dokter kami, kamu dapat hubungi kami melalui nomor  021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) atau kamu bisa terlebih dahulu Konsultasi Online GratisKami akan sangat menjaga kerahasiaan kamu untuk melakukan pengobatan di Klinik Pandawa.