Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-18:00 WIB
Minggu : 12:00-18:00 WIB

Jangan Panik! Begini Cara Mengobati Sifilis (Raja Singa) dan Sembuh Total

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

pengobatan sifilis

Sahabat Pandawa, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat ya. Jangan lupa selalu pakai masker jika keluar rumah dan selalu minum vitamin. Kali ini kita akan membahas pengobatan sifilis. Apakah Sahabat Pandawa tau sifilis? sifilis biasanya disebut penyakit raja singa, ia adalah penyakit menular seksual. Jika Sahabat Pandawa terjangkit penyakit raja singa harus segera di periksa ke dokter kelamin professional.

Sifilis ialah salah satu tipe penyakit menular seksual yang diakibatkan oleh peradangan bakteri. Sekitar 60% orang yang berhubungan intim multi- partner ataupun bergonta- ganti pasangan serta kalangan homoseksual pernah mengalami penyakit ini. Apabila diatasi dengan cepat, sifilis bisa dipulihkan. Tetapi apabila didiamkan, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yang berat.

Penyakit raja singa dapat mematikan karena komplikasinya yang dapat mencapai otak. Seringkali penyakit ini sulit dideteksi karena gejala-gejala penyakit raja singa dapat menyerupai infeksi lainnya. Gejala awal sifilis adalah adanya luka yang tidak nyeri atau tidak gatal pada penis, liang vagina, maupun mulut yang dapat hilang tanpa pengobatan sifilis setelah beberapa hari.

Setelah menimbulkan gejala tersebut, bakteri penyebab sifilis akan tidur / inaktif, dan pada jangka waktu tertentu dapat bangun kembali menimbulkan gejala-gejala lain yang tidak khas. Pengobatan sifilis hanya dapat dilakukan oleh dokter, belum ada penelitian ilmiah mengenai manfaat obat-obatan herbal untuk pengobatan sifilis. Yuk, kenali lebih dekat dengan penyakit raja singa dan bagaimana cara pengobatan sifilis yang tepat di bawah ini.

Mengenal Penyakit Raja Singa

Sifilis ataupun raja singa merupakan penyakit yang diakibatkan oleh peradangan bakteri Treponema Pallidum yang disebarkan oleh kontak seksual (58,7%), narkoba suntik (17,5%), serta transmisi dari ibu ke janinnya (2,7%). Penyakit ini berasal dari luka yang tidak terasa perih– seringkali ada di area genitalia, rektum, ataupun mulut. Penyakit sifilis seringkali susah didiagnosis dengan cara dini sebab tanda dan gejala sering menyerupai banyak peradangan yang lain, akibatnya disebut sebagai the great impostor.

Setelah infeksi pertama kali, bakteri penyebab sifilis dapat tinggal di dalam tubuh selama bertahun-tahun sebelum aktif kembali menimbulkan gejala. Penyakit raja singa pada tahap awal dapat disembuhkan, tetapi apabila pengobatan sifilis tidak mendapatkan segera dilakukan yang tepat dan sesuai, maka penyakit raja singa dapat menyebabkan kerusakan pada organ jantung, otak, dan organ lain, bahkan sampai kematian.

Gejala yang Timbul

Pada umumnya, gejala sifilis dapat berkembang dalam beberapa tahap dan gejala yang muncul bergantung pada tahapan tersebut. Berikut tahapan gejala penyakit sifilis, antara lain:

  • Sifilis primer

Pada kondisi ini, biasanya ditandai dengan luka di tempat infeksi awal. Luka ini biasanya terdapat di sekitar alat kelamin, anus, dan mulut. Luka ini biasanya berbentuk bulat dan dinamakan chancre.

Gejala ini akan muncul dalam 2-4 hari bakteri tersebut masuk ke tubuh. Pemulihannya biasanya memakan waktu sekitar 3 hingga 6 pekan.

  • Sifilis sekunder

Tahap ini biasanya terjadi setelah beberapa pekan luka menghilang, ditandai dengan ruam di bagian tubuh khususnya di telapak tangan dan kaki. Ruam ini biasanya tidak terasa gatal dan dapat disertai dengan kutil di bagian mulut dan alat kelamin. Biasanya ada beberapa orang yang mengalami rambut rontok, nyeri otot, demam, sakit tenggorokan, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Gejala ini biasanya dapat muncul berkali-kali dan berlangsung hingga 1 tahun.

  • Sifilis laten

Pada kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala apapun meski terdapat bakteri di dalam tubuh. Pada tahap ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan dapat berkembang menjadi sifilis tersier.

  • Sifilis tersier

Tahap ini merupakan kondisi yang paling berbahaya yang memberikan dampak pada mata, jantung, otak, pembuluh darah, tulang, persendian, dan hati. Perihal ini, bisa menyebabkan penjangkit mengalami kebutaan, jantung, sampai stroke akibat bakteri yang dapat menular ini.

  • Sifilis kongenital

Penyakit raja singa ini dapat dialami oleh wanita yang sedang mengandung dan dapat menularkan penyakit ini ke janinnya. Risiko tersebut dapat dikurangi dengan melakukan pengobatan sifilis sebelum masa kandungan 4 bulan. Apabila terlambat, wanita yang sedang mengandung tersebut pasti mengalami komplikasi seperti bayi lahir prematur, keguguran, bayi lahir dengan sifilis, dan kehilangan nyawa bayi.

Penyebab Terjangkit Penyakit Raja Singa

Penyebab utama penyakit ini adalah bakteri yang bernama Treponema pallidum. Penyakit ini paling sering ditularkan melalui kontak luka yang dialami penderitanya, terutama pada saat melakukan hubungan seksual. Bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh melalui goresan atau luka kecil yang terdapat pada kulit. Selain itu, penyebab penyakit ini juga bisa menyebar melalui cairan tubuh penderitanya yaitu darah.

Penyakit ini juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan luka penderita yang ditularkan dari ibu ke janinnya pada saat kehamilan dan proses kehamilan. Penyakit ini tidak dapat ditularkan melalui penggunaan toilet secara bersamaan, penggunaan pakaian dan peralatan makan yang sama dengan penderita.

Cara Pengobatan Sifilis

Pengobatan Sifilis yang paling efektif dilakukan ketika tahap pertama. Penyakit raja singa tergantung pada gejala dan berapa lama penderita mengidap penyakit ini.

Beberapa cara pengobatan untuk mengatasi penyakit ini, antara lain:

  • Bagi sifilis primer dan sekunder pengobatan akan dilakukan dengan pemberian antibiotik suntikan selama kurang lebih 14 hari, sedangkan tersier dan wanita hamil akan diberikan penisilin atau pemberian antibiotik selama 28 hari.
  • Menghindari semua aktivitas seksual selama terapi, setidaknya 2 minggu setelah selesai terapi. Hal ini untuk menghindari tertularnya kembali bakteri tersebut.
  • Mengobati pasangan seksual yang terinfeksi penyakit ini.
  • Secara umum, pada hari pertama kamu menerima pengobatan ini kamu akan mengalami reaksi seperti demam, kedinginan, mual, sakit, pegal, dan sakit kepala. Reaksi ini biasanya akan berlangsung lebih dari 1 hari.

Pengobatan di Klinik Pandawa

Setelah Anda membaca artikel tentang penyakit raja singa di atas ini. Jika Anda mempunyai gejala yang sudah dijelaskan sebaiknya di melakukan pengobatan sifilis dan segera periksa lebih lanjut sakit yang Anda derita. Penyakit ini tidak dapat disembukan secara alami.

Klinik Pandawa merupakan klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta dan memiliki dokter professional untuk menangani masalah ini. Telah banyak pasien yang sudah berhasil di sembuhkan dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Jika Sahabat Pandawa perlu informasi lebih lanjut maka dapat melakukan konsultasi online secara gratis dengan dokter kami lewat link berikut ini KONSULTASI ONLINE GRATIS. Sahabat Pandawa juga dapat menghubungi kami lewat nomor 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS/ telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.