Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-20:00 WIB
Minggu : 12:00-20:00 WIB

Muncul Jerawat di Penis, Apakah Berbahaya?

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Muncul Jerawat di Penis, Apakah Berbahaya?

jerawat di penis

Sahabat Pandawa, bicara mengenai jerawat memang tidak ada habisnya. Tamu yang tidak diundang satu ini mengganggu penampilan hingga membuat kurang percaya diri. Jerawat bisa muncul kapan saja di berbagai sekitar tubuh Anda, termasuk di Mr.P. memiliki jerawat di penis dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan khawatir jika kondisi ini berbahaya atau tidak. Munculnya jerawat di area kemaluan (skrotum) memang mengkhawatirkan.

Jerawat ini biasanya tampak seperti benjolan kecil bundar dengan bagian dar berwarna kemerahan. Bagaian ujung jerawat biasanya berwarna putih atau hitam, tergantung jenis penyumbat biang jerawat. Beberapa jerawat juga bisa seperti bernanah. Jerawat ini bukan hal yang harus dikhawatirkan. Akan tetapi, jerawat ini biasanya disalahartikan oleh sebagian orang yang tidak tahu bagaimana ciri-cirinya. Namun, jika Anda mengalami hal ini sebaiknya diperksa terlebih dahulu agar mengatahui apa yang harus dilakukan.

Penyakit ini memang bukan penyakit menular seksual yang ditandai dengan benjolan seperti kutil kelamin, herpes, dan sipilis. Akan tetapi, jerawat di penis jika dilihat kasat mata sedikit lebih mirip. Untuk Anda yang mengalami kutil kelamin biasanya tampak benjolan kecil berwarna kulit di Mr.P di sekitar batang atau kepala penis. Ujung kutil berbentuk, seperti kembang kol dengan ukuran yang bervariasi. Sedangkan, herpes ditandai dengan virus yang dapat menyebabkan kulit di penis atau area kemaluan melepuh berwarna putih dengan dasar berwarna kemerahan.

Yuk, simak lebih lanjut ulasan dibawah ini Sahabat Pandawa mengenai jerawat di penis berbahaya atau tidak.

Penyebab Jerawat di Penis

Jerawat timbul akibat kelenjar minyak di permukaan kulit tersumbat. Sumbatan bisa dikarenakan minyak, sel-sel kulit mati, atau peneyebab lainnya. Penyumbatan ini dapat memicu respon imun, menyebabkan area menjadi meradang dan bengkak. Jerawat di penis berbeda dengan benjolan seperti jerawat di sekitar kemaluan karena infeksi virus atau bakteri lainnya.

Benjolan kecil ini dikenal dengan jerawat. Jerawat yang bisa terjadi simana saja di area tubuh. Namun, paling sering timbul dibagian wajah, dada, atau punggung. Namun, jerawat yang muncul di organ intim, vagina atau di Mr.P, biasanya bukan peradangan biasa. Melainkan terkait dnegan penyakit menular seksual. Jerawat di penis muncul sebagai tonjolan kecil bundar di permukaan kulit. Bagian dasarnya biasanya berwarna merah. Di ujung jerawat bisa berwarna putih, hitam, atau warna yang sama dengan dasarnya, tergantung apa yang menyebabkan sumbatan di kulit. Beberapa jerawat juga mengandung nanah.

Faktor-Faktor Yang Meningkatkan Risiko

Faktor yang meningkatkan timbulnya jerawat di penis, antara lain:

  • Menggunakan pakaian dalam ketat
  • Menyebabkan area kulit di sekitar penis menjadi lembab
  • Keringat yang berlebihan menyebabkan jerawat di penis mudah timbul.

Kebiasaan mencukur bulu kemaluan namun tidak higienis juga rentan menyebabkan tumbuhnya jerawat di penis. Pria harus menjaga kebersihan penis, agar terhindar dari jerawat. Apalagi bagi yang memiliki jenis kulit berminyak. Setelah memahami faktor-faktor risiko timbulnya jerawat di penis, maka Kamu dapat menentukan apakah penyebab jerawat di penis Anda karena faktor di atas, atau yang lain.

Jenis-jenis Jerawat di Mr.P

  1. Folikulitis

Ini adalah suatu kondisi yang disebabkan folikel rambut terinfeksi, mengakibatkan jerawat yang meradang. Kista sebaceous adalah jerawat kekuningan atau benjolan yang disebabkan oleh kelenjar minyak yang tersumbat atau tersumbat. Folikulitis dapat sembuh sendiri tanpa perawatan medis.

  1. Papilloma Hirsutoid (papula mutiara)

Papula adalah benjolan berwarna merah dan sering ditemukan di ujung kepala penis tepat di atas batang penis. Benjolan ini jinak, tidak berbahaya, meksipun sulit hilang. Penyebabnya bukan hasil dari penyakit seksual menular.

  1. Razor burn (Razor bumps)

Ditandai dengan benjolan merah kecil yang teriritasi yang muncul karena bakteri atau rambut yang tumbuh ke dalam setelah bercukur.

  1. Infeksi Staphylococcus

Bakteri Staphylococcus dibawa oleh sekitar 25 persen orang dan hidup di tubuh tanpa menyebabkan infeksi. Infeksi bakteri ini di area genital jarang terjadi. Namun torehan kecil atau luka yang disebabkan oleh pisau cukur memungkinkan bakteri masuk ke dalam tubuh, menyebabkan terbentuknya bisul berisi nanah.

Jerawat di Penis Akibat Penyakit Menular Seksual

  1. Kutil Kelamin (Genital warts)

Gejala utama kutil kelamin adalah pertumbuhan benjolan kecil berwarna putih pada batang, atau kepala penis. Ujung kutil dapat berbentuk seperti bunga kol dan dapat sangat bervariasi ukurannya. Kutil kelamin juga dapat muncul di area sekitar penis, seperti skrotum atau paha bagian dalam. Kutil kelamin dapat hilang dengan sendirinya, atau hilang setelah diobati dengan krim atau salep khusus. Untuk yang berukuran besar diterapi dengan pembekuan dan terapi panas (dibakar).

Penyebab kutil kelamin adalah infeksi Human Pappiloma Virus (HPV) jenis tertentu. Selain HPV yang menyebabkan kanker serviks pada wanita, ada HPV yang tidak menyebabkan kanker, namun menimbulkan kutil. Penularan HPV melalui hubungan seksual atau kontak kulit dengan orang yang terinfeksi HPV. Untuk mencegahnya, Kamu bisa menggunakan kondom saat berhubungan seksual, atau vaksin HPV.

  1. . Herpes Genital

Hereps genital juga bisa memunculkan lesi seperti jerawat di penis. Bentuknya seperti lepuhan kulit berwarna abu-abu putih dengan dasar merah. Umumnya berkembang di area penis atau daerah sekitarnya.

Gejala yang dirasakan penderita herpes genital adalah nyeri, gatal, dan dapat menyebar ke anus. Lepuhan kulit bisa menjadi luka terbuka dan mengeluarkan cairan dan kemudian akan mengeras. Lepuhan di kulit juga bisa muncul di sekitar mulut atau bibir. Herpes genital biasanya diobati menggunakan obat antivirus. Penularannya juga bisa dari hubungan seksual.

  1. Sifilis

Bisul putih atau merah tanpa rasa sakit yang tumbuh di sekitar penis dapat juga sebagai gejala sifilis. Penyebabnya adalah infeksi bakteri. Jika dibiarkan saja, dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius. Pengobatan sifilis sebenarnya mudah, cukup dengan antibiotik. Namun mengingat saat ini banyak antibotik yang sudah resisten, maka Kamu perlu waspada jika mengalami penyakit ini. Lebih baik hindari dengan melakukan aktivitas seksual yang aman.

Jika Kamu memiliki aktivitas seksual yang sehat, artinya hanya melakukan hubungan seksual dengan satu pasangan, atau selalu menggunakan kondom, kemungkinan terkena penyakit menular seksual lebih rendah dibandingkan yang suka berganti-ganti pasangan.  Namun jika Kamu memiliki perilaku seksual yang berisiko, maka munculnya jerawat di penis bisa menjadi pertanda penyakit menular seksual. PMS ini tidak hanya satu jenisnya. Inilah beberapa penyakit menular seksual yang ditandai dengan jerawat di penis.

Cara Mengobatinya

  1. Jaga lingkungan di area genital agar selalu kering dan tidak lembab
  2. Meminimalkan aktivitas yang menyebabkan keluar banyak keringat.
  3. Mengenakan pakaian dalam yang longgar dan hindari pakaian yang bergesekan langsung dengan kulit.
  4. Mandi secara teratur terutama setelah berolahraga.
  5. Hindari menggosok, menggaruk, atau menyentuh jerawat di penis
  6. Mengganti seprei dan pakaian secara teratur

Kapan Harus ke Dokter?

Jika jerawat di penis disertai gejala seperti demam, sakit kepala, atau kelelahan dan lemas, sebaiknya Kamu periksa ke dokter. Atau jika penampakan jerawat di penis menjadi tidak wajar, misalnya terjadi pembengkakan di area sekitar penis seperti kelenjar getah bening yang ada di pangkal paha, ruam kulit atau iritasi, atau luka yang sama berkembang di daerah lain, termasuk wajah.

Klinik Pandawa dapat mengatasi jerawat di penis. Jika Anda mengalami gangguan dapat berkonsultasi dengan Klinik Kami. Klinik Pandawa yang sudah terkenal di Jakarta dan memiliki dokter yang sangat berprofesional dibidangnya, serta mempunyai fasilitas yang nyaman untuk Anda yang ingin berobat di Klinik Kami.

Jika Anda ingin melakukan pengobatan agar mengilangkan jerawat di kemaluan dapat BERKONSULTASI ONLINE GRATIS dengan dokter kami di nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) dan klik layanan konsultasi untuk berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis.