Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-20:00 WIB
Minggu : 12:00-20:00 WIB

Kutu Kemaluan Dapat Menular Seksual? Cegah dari Sekarang Jangan Sampai Terlambat

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

kutu kemaluan

Kutu Kemaluan Dapat Menular Seksual – Sahabat Pandawa, bagaimana kabarnya? Di masa pandemik ini selalu jaga kesehatnnya ya, jangan lupa selalu pakai masker dan face shield saat keluar rumah. Kali ini kita akan membahas gatal di selangkangan akibat kutu kelamin atau kemaluan. Sahabat Pandawa pernah mengalami ngatal pada area selangkangan? Bercak putih yang biasanya tumbuh seperti jamur saat di garuk akan semakin gatal dan memerah pada kulit? Nah, bagaimana cara menghilangkan kutu kemaluan?

Kutu rambut kemaluan merupakan sejenis serangga kecil yang berbentuk seperti kepiting dan menginfeksi area rambut kemaluan. Kutu rambut kemaluan ini pula akan menyebarkan telurnya di dekat rambut kemaluan Anda. Walaupun namanya kutu rambut kemaluan serta umumnya menyerang rambut di dekat organ intim, kutu ini pula dapat berada di bagian badan yang lain, seperti alis, ketiak, bulu kaki, kumis, janggut, ataupun bulu mata. Yuk, simak artikel lebih lanjut di bawah ini.

 

Mengenal Parasit Menular

Kutu pada kelamin atau biasanya kepiting adalah nama lainnya. Mereka adalah serangga kecil yang bisa bertahan di rambut kemaluan, seperti halnya kutu pada kepala dan kutu tubuh.  Mereka akan memakan dari manusia. Serangga parasit kecil yang dapat menepati area rambut di tubuh manusia. Umumnya di rambut kelamin. Parasite ini akan hidup dengan cara menghisap darah manusia melalui kulit dan dapat menimbulkan rasa gatal yang di hisapnya.

Bukan hanya gatal-gatal saja, sebelum mengetahui cara menghilangkannya ada baiknya untu mengenali gejalanya terlebih dahulu. Gejala kutu kelamin biasanya timbul setelah 1-3 minggu kutu kemaluan menepati di area tubuh. Kutu kemaluan bisa mempengaruhi semua orang, tetapi tingkatan paling tinggi ditemui pada anak muda, umumnya pada anak muda yang telah aktif secara seksual, baik laki- laki ataupun perempuan. Hal ini mungkin terjadi karena remaja kurang peduli dengan kebersihan kelamin.

Remaja dengan kutu kemaluan sebaiknya juga wajib memeriksakan diri buat infeksi intim yang lain, sebab bersumber pada etiologi penyakit, infeksi kutu kemaluan diklasifikasikan bagaikan infeksi menular seksual (IMS). Penjangkitan umumnya terjadi selama aktivitas seksual. Akan tetapi, hal itu pula bisa terjadi lewat kontak fisik dengan objek yang terinfeksi seperti kamar kecil kursi, seprai serta selimut. Apalagi, sebagian perempuan memperoleh kutu kemaluan ketika mencoba pakaian renang.

 

Pemicu Munculnya Kutu Kemaluan

Kutu berusia berwarna sedikit abu- abu, mempunyai 6 kaki, serta berukuran sekitar 2 milimeter. Ukuran kutu betina umumnya lebih besar dibandingkan kutu jantan bisa menghasilkan sampai 300 telur sepanjang hidupnya yang berkisar antara 1- 3 bulan. Bila kutu kemaluan terbebas ataupun jatuh dari rambut, hingga kutu akan mati dalam waktu satu sampai 2 hari.

Kutu kemaluan dapat menular dari orang ke orang lain yang terinfeksi melalui kontak tubuh atau berhubungan intim. Kutu akan menyerap dari rambut ke rambut, meskipun tidak dapat melompat atau terbang. Untuk bertahan hidup, kutu ini akan menghisap darah dari kulit manusia.

Penyebaran yang paling banyak terjadi adalah berhubungan intim (seks oral), baik dengan menggunakan alat pengaman seperti kondom maupun tidak dapat terkena langsung. Pada kasusnya yang jarang terjadi, kutu kemaluan akan menyebar menggunakan pakaian, seprai, atau handuk secara bersamaan. Pada anak-anak penularannya dapat terjadi ketika anak sedang tidur di atas kasur yang sudar terpapat parasite dari orang dewasa yang terinfeksi.

 

Gejala yang Ditimbulkan

Gejala akibat kutu kelamin biasanya mulai muncul setelah 1-3 minggu kutu menempati area tubuh. Gejala yang ditimbulkan dapat berupa:

  • Bintik kecil berwarna merah kebiruan pada kulit bekas gigitan.
  • Terdapat bintik cokelat pada pakaian dalam, yang merupakan kotoran kutu kelamin.
  • Terlihat telur kutu atau kutu pada rambut-rambut tersebut.
  • Demam.
  • Peradangan dan iritasi akibat digaruk.
  • Peradangan pada mata, jika infeksi kutu kelamin terdapat pada bulu mata atau alis.

 

Penyebab dan Risikonya

Phthirus pubis (parasit kemaluan) berdimensi 1-3 milimeter berkaki 6 serta ditularkan lewat berhubungan intim.

 

Apa saja Ciri-cirinya

Gejala utama dari parasit kelamin adalah merasakan rasa yang sangat gatal. Hal ini sering kali memburuk di malam hari ketika kutu lebih aktif dan memakan darah manusia. Rasa gatal ini disebabkan karena gigitan dari parasit tersebut, tapi oleh reaksi alergi atau hipersensitivitas kulit terhadap air liur kutu yang terkena kulit sebelum gigitan. Gatal terbatas pada wilayah yang terserang, biasanya selangkagan, namun pula bisa menyebar ke perut, paha, serta kaki. Seseorang yang terkena kutu kemaluan di bagian tubuh yang lain juga mengeluhkan rasa gatal.

 

Apakah Bisa Melihat Penyakitnya?

Kutu ini mempunyai ukuran kurang lebih 1- 2 milimeter serta mempunyai corak kekuningan, abu- abu, ataupun coklat. Kutu susah untuk dilihat dengan mata telanjang sebab dia akan berhenti bergerak pada saat ada cahaya. Telur kutu terletak erat melekat di pangkal rambut yang terserang kutu. Telur umumnya akan meretas dalam waktu 6- 10 hari. Telur kosong yang berwarna putih keabu-abuan dapat terlihat di dasar rambut pada daerah yang terkena. Terkadang mungkin terlihat seperti ketombe, tapi berbeda karena tidak dapat dibersihkan dengan mudah.

 

Diagnosis

Parasit kemaluan bisa didiagnosis melalui pertanda yang dirasakan pengidap serta pemeriksaan fisik, paling utama pada area yang terkena. Guna memastikan keberadaan parasit kemaluan, dokter biasanya akan menggunakan kaca pembesar atau mikroskop. Pemeriksaan juga perlu dilakukan pada orang-orang yang kerap melakukan kontak fisik dengan penderita selama 3 bulan terakhir.

 

Cara Mengatasinya

  • Jaga kebersihan kelamin
  • Jaga kebersihan pakaian dalam
  • Cukur rambut kemaluan
  • Hindari hubungan seksual dengan pengidap

 

Pengobatan di Klinik Pandawa

Setelah membaca artikel ini, sekarang Sahabat Pandawa sudah mengetahui seputar kutu kemaluan. Jika Sahabat Pandawa menderita gangguan ini dan semakin parah maka Sahabat Pandawa dapat melakukan konsultasi dengan dokter.

Salah satu klinik yang dapat mengatasi gangguan ini adalah KLINIK PANDAWA. Klinik Pandawa memiliki memiliki dokter berpengalaman dalam menangani masalah ini. Telah banyak pasien kami yang berhasil sembuh dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Jika Sahabat Pandawa perlu informasi lebih lanjut maka dapat melakukan konsultasi online secara gratis dengan dokter kami lewat link berikut ini KONSULTASI ONLINE GRATIS. Sahabat Pandawa juga dapat menghubungi kami lewat nomor 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS/ telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.