Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-18:00 WIB
Minggu : 12:00-18:00 WIB

Bahaya Keputihan Menggumpal Menyebabkan Penyakit Menular Seksual

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

keputihan menggumpal

Setiap wanita pastinya mengalami keputihan, tapi kamu pernah ngga si ngalami keputihan menggumpal? Keputihan seperti ini jangan dibiarkan ya, ladies. Jika kamu mengalami seperti ini lebih baik segera periksa ke dokter agar kamu dapat ditangani dengan cepat.

Keputihan yang menggumpal ini ciri-cirinya seperti potongan keju. Keputihan ini akan menyebabkan penyakit menular seksual. Keputihan ini merupakan kondisi yang sering dialami oleh perempuan. Sebenarnya, kondisi ini hal yang normal. Tapi jika kamu mengalami keputihan seperti menggumpal itu ialah hal yang tidak normal. Kondisi ini akan mengalami pusing tujuh keliling.

Keputihan ini biasanya akan mengeluarkan cairan yang keluar dari miss v. masalah ini dibagi menjadi dua bagian, yakni keputihan fisiologis dan keputihan patologis. Keputihan fisiologis ini ialah kondisi yang terjadi akibat perubahan hormonal seperti menstruasi, stress, hamil, dan alat kontrasepsi. Pada masalah ini, cairan miss v yang keluar akan berwarna bening, tak berbau, dan tak menimbulkan gatal, dan lain-lain.

Sedangkan keputihan patologis akan terjadi akibat adanya infeksi parasite, jamur, dan bakteri. Pada masalah ini, cairan yang keluar dari miss v akan alami perubahan warna, bau, serta menyebabkan gatal, bahkan menimbulkan rasa terbakar, dan lain-lain.

Nah, sekarang kita akan lebih jelasnya penyebab keputihan menggumpal, dan apakah berbahaya? Yuk, simak lebih lengkap lagi, ladies.

 

Keputihan Menggumpal (Leukore) seperti keju?

Keputihan menggumpal akan berbentuk seperti keju yang termasuk ke dalam golongan keputihan patologis. Hal ini disebabkan karena infeksi jamur. Keputihan menggumpal seperti keju ini biasanya akan merasakan gatal, terbakar, serta nyeri setelah berkemih atau saat berhubungan intim.

Salah satu kondisi ini akan menyebabkan keputihan menggumpal seperti keju ialah menggunakan celana yang ketat. Hal ini akan membuat vagina mudah lembab, bahkan tumbuhnya jamur dengan subur. Apabila kamu alami keputihan menggumpal seperti keju ini, sebaiknya jangan berhubungan seksual terlebih dahulu.

Hal ini untuk mencegah penyebaran jamur atau infeksi menular sekssual. Untuk itu, kamu haruss menerapkan gaya hidup yang sehat, yaitu dengan cara:

  • Selalu mencuci miss v dengan air bersih setelah buang air kecil. Kemudian, keringkan agar tidak lembab.
  • Bila kamu gunakan pembalut ataupun tampon, jangan lupa agar mengganti paling tidak 4-5 kali sehari.
  • Jangan gunakan celana terlalu ketat. Segera ganti jika terasa basah dan lembab.
  • Waktu tidur harus cukup, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang.

 

Ciri-ciri Keputihan ( Leukore) Normal dan Tidak Normal

Berikut ciri-ciri keputihan yang normal, antara lain:

  • Umumnya akan berwarna bening dan sedikit keruh (mirip seperti susu)
  • Cairannya encer dan sedikit kental
  • Cairan keputihan tak berbau
  • Banyaknya berkisar setengah hingga satu sendok the (2 sampai 5 ml)

Namun, kekentalan, warna, sampai jumlah keputihan yang keluar pada setiap wanita umumnya berbeda-beda. Keputihan biasanya akan lebih kenal di waktu tertentu, contohnya pada saat ovulasi, selama menyusui, saat berhubungan seksual, pada saat hamil, saat menggunakan alat kontrasepsi, dan sekitar seminggu sebelum haid.

Ciri-ciri Keputihan yang berbahaya atau tidak normal, yaitu:

  • Jumlahnya yang keluar sangat banyak
  • Warnanya berbeda dari biasanya, seperti berwarna kuning, hijau, cokelat, serta keabu-abuan
  • Cairan keputihannya berbau tak sedap
  • Disertai dengan gejala yang lain, seperti rasa gatal, terbakar, serta iritasi di bagian miss v

 

Penyebab Keputihan Menggumpal

  • Infeksi bakteri miss v. bakteri ini biasanya akan tumbuh di bagian vagina, namun masalah ini tentunya akan meningkatkan pertumbuhan bakteri yang berlebihan sehingga menimbulkan keputihan menggumpal, seperti terasa panas, bau amis, serta gatal
  • Infeksi jamur pada miss v. serupa dengan bakteri ini, jamur yang meningkat pertumbuhannya pada vagina akan menyebabkan keputiha menggumpal atau kental lengket disertai dengan terasa gatal yang berlebih.
  • Infeksi parasite trikomoniasis. Infeksi ini termasuk penyakit menular seksual. Keluhannya akan disertai dengan keputihan yang berwarna, gatal, dan bau yang menyengat.
  • Sebelum dating bulan atau haid akan muncul keputihan menggumpal namun tanpa kamu sadari akan terasa gatal dan panas ataupun berbau amis.
  • Akan mengalami pada panggul

Apabila keluhannya sudah lama terjadi dan menimbulkan rasa yang tak nyaman, seperti gatal-gatal dan terasa panas. Kamu harus segera periksa ke dokter kulit dan kelamin agar dilakukan penanganan yang khusus. Menjaga kebersihan miss v bisa membantu mencegah infeksi pada vagina.

 

Cara atasi keputihan menggumpal :

  • Bersihkan miss v secara rutin dengan menggunakan air hangat dan sabun yang berbahan soft. Sabun yang berbahan kimia akan menyebabkan iritasi pada miss v dan menyebabkan keputihan menggumpal.
  • Bersihkan miss v kamu dari belakang (dari arah miss v yang menuju anus) agar mencegah bakteri dari anus yang berpindah ke area miss v
  • Jangan gunakan pembersih miss v dengan antiseptic, pewangi ataupun produk dounching. Antiseptic atau pewangi akan mengganggu keseimbangan bakteri alami yang ada di vagina kamu sehingga akan menyebabkan keputihan menggumpal atau tak normal.
  • Jangan menggaruk area miss v ataupun culva, karena berisko menyebabkan luka dan infeksi
  • Gunakan pakaian yang berbahan katun dan nyaman, serta jangan gunakan pantyliners serta pakaian yang terlalu ketat hal ini akan menyebabkan keputihan menggumpal.

 

Baca juga: Cairan Vagina Baunya Tidak Sedap? Kenali Penyebabnya

Bagaimana Untuk Mengobati Keputihan Menggumpal

Nah, setelah kamu membaca artikel di atas, kamu harus menghubungi dokter kulit dan kelamin agar ditangani secepat mungkin. Jika kamu menunda, kamu akan mengalami penyakit menular seksual. pasangan kamu pastinya akan mengidap penyakit yang bahaya ini. Untuk itu, kamu dapat mengunjungi kami di Klinik Pandawa, kami mempunyai dokter yang terpercaya dapat mengatasi keluhan kamu.

Jika kamu ingin berkonsultasi dengann dokter kami, kmau dapat menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337/ Whatsapp / SMS/ telp atau bisa mengklinik Konsultasi Online Gratis. Kami dengan senang hati melayani Anda. Tentunya kami akan menjaga privasi kamu.

 

Referensi:

Cassata, C. Everyday Health (2015). What is Vaginal Discharge?
Family Doctor (2018). Vaginal Discharge.
Stöppler, M. MedicineNet (2017). Vaginal Discharge: Symptoms & Signs.
Sobel, J. UpToDate (2019). Patient Education: Vaginal Discharge in Adult Women (Beyond the Basics).
Cornforth, T. Very Well Health (2018). Let’s Talk about Vaginal Discharge.
WebMD (2019). Vaginal Discharge.
WebMD (2018). Vaginal Discharge: What’s Abnormal?