KENALI OLIGOSPERMIA (JUMLAH SPERMA SEDIKIT) PRIA HARUS WASPADA!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Jumlah sperma sedikit

 

Normalnya, ada ratusan juta sperma dalam satu sendok teh air mani yang diejakulasikan pria saat orgasme. Tetapi, penyakit tertentu bisa menyebabkan jumlah sperma sedikit. Dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah oligospermia.

Semen atau air mani yaitu cairan tubuh yang disekresikan oleh gonad jantan testis pria. Ini berisi sel sperma, fruktosa dan enzim lainnya yang membantu sperma untuk bertahan hidup serta memfasilitasi pembuahan agar berjalan sukses.

 

Lalu, Apa Itu Oligospermia yang Perlu Pria Waspadai?

Jumlah sperma sedikit dimana cairan air mani yang diejakulasi atau dikeluarkan saat orgasme mengandung lebih sedikit sperma dari jumlah normalnya.

Lain halnya apabila tidak ditemukannya kandungan sperma dalam air mani maka keadaan hal yang demikian disebut azoospermia.

Mempunyai jumlah sperma sedikit bisa mengurangi kemungkinan Anda untuk bisa membuahi sel telor pasangan sampai terjadi kehamilan. Walaupun demikian itu, banyak pria yang memiliki jumlah sperma sedikit masih bisa menjadi ayah .

 

Seberapa Umum Jumlah Sperma Sedikit (Oligospermia) Pada Pria?

Kondisi jumlah sperma sedikit atau oligospermia sangatlah umum terjadi. Hal ini bisa terjadi pada usia berapa pun. Kondisi Oligospermia dapat diatasi dengan mengurangi faktor pemicu.

 

Gejala Jumlah Sperma Sedikit (Oligospermia)

Gejala biasa Oligospermia yang perlu dikenali oleh para pria, antara lain:

  • Problem fungsi seksual – seperti, disfungsi ereksi, dorongan seksual rendah
  • Testis mengalami bengkak, nyeri dan terdapat benjolan
  • Kelainan hormon

Kemungkinan ada pertanda-pertanda dan gejala yang tak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter ahlinya.

 

Penyebab Jumlah Sperma Sedikit (Oligospermia)

Produksi sperma merupakan proses yang kompleks. Proses kerja ini membutuhkan fungsi testis yang normal, demikian itu juga dengan hipotalamus dan kelenjar hipofisis (organ dalam otak yang memproduksi hormon pemicu produksi sperma). Setelah sperma diproduksi di testis, saluran yang amat kecil akan mengangkutnya sampai sperma bercampur dengan air mani dan diejakulasikan ke luar penis.

Saat ada salah satu bagian dari metode hal yang demikian yang terganggu, produksi sperma akan terganggu. Selain itu, bisa jadi ada keadaan sulit format abnormal sperma (morfologi), pergerakan (motilitas), atau fungsi sperma.

Jumlah sperma sedikit dapat disebabkan oleh sejumlah masalah kesehatan dan pengobatan medis. Beberapa mencakup:

  • Varikokel ialah pembengkakan pembuluh darah yang mengeringkan testis. Ini ialah penyebab paling umum dari ketidaksuburan laki-laki. Varikokel akan berakibat pada penurunan mutu sperma.
  • Sebagian infeksi dapat mengganggu produksi sperma atau kesehatan sperma. Kondisi ini kadang juga dapat menyebabkan luka parut yang menyumbat jalan sperma.
  • Sulit ejakulasi. Ejakulasi retrogard terjadi ketika air mani masuk ke kandung kemih selama orgasme, bukannya muncul dan keluar dari ujung penis. Beragam situasi kesehatan dapat menyebabkan ejakulasi terbalik atau kurangnya ejakulasi, termasuk diabetes, cedera tulang belakang, dan operasi kandung kemih, prostat, atau uretra
  • Sebagian obat juga dapat menyebabkan masalah ejakulasi, seperti obat tekanan darah yang disebut alpha blocker.
  • Antibodi dapat menyerang sperma. Antibodi anti-sperma ialah sel-sel sistem imun yang keliru mengidentifikasi sperma sebagai zat asing dan berusaha untuk menghancurkannya.
  • Kanker dan tumor jinak dapat memengaruhi organ reproduksi pria secara seketika dan berakibat pada situasi jumlah sperma sedikit. Operasi, radiasi, atau kemoterapi untuk mengobati tumor juga dapat memengaruhi kesuburan pria.
  • Testis tidak turun. Selama perkembangan bayi dalam kandungan, satu atau kedua testis sesekali gagal untuk turun dari perut ke dalam kantung yang umumnya menampung testis (skrotum). Penurunan kesuburan lebih mungkin terjadi pada pria penderita situasi ini.
  • Ketimpangan hormon. Hipotalamus, hipofisis, dan testis memproduksi hormon-hormon yang penting untuk membentuk sperma. Perubahan pada hormon-hormon ini, serta yang berasal dari sistem lain seperti kelenjar tiroid dan adrenal, dapat mengganggu produksi sperma. Akibatnya, jumlah sperma sedikit.
  • Cacat pada tubulus yang mengangkut sperma. Banyak saluran berbeda yang mengangkut sperma. Saluran-saluran ini dapat tersumbat akibat penyebab-penyebab lainnya, termasuk cedera yang tidak disengaja dari operasi, infeksi sebelumnya, syok atau perkembangan abrnormal, seperti cystic fibrosis atau sindrom serupa yang diwariskan.
  • Cacat kromosom. Kelainan turunan seperti cystic fibrosis, sindrom Klinefelter, sindrom Kallman, dan sindrom Kartagener terkait dengan ketidaksuburan.
  • Penyakit celiac. Kondisi ini ialah gangguan pencernaan yang disebabkan oleh sensitivitas terhadap gluten. Penyakit celiac dapat menyebabkan ketidaksuburan pria. Kesuburan dapat meningkat setelah menjalani diet bebas gluten.
  • Obat-obatan tertentu. Terapi pengganti testosteron, penggunaan steroid anabolik untuk waktu yang lama, obat-obatan kanker (kemoterapi), sebagian obat antijamur dan antibiotik, beebrapa obat tukak dan obat lainnya dapat mengganggu produksi sperma dan menurunkan kesuburan pria.
  • Operasi sebelumnya. Operasi tertentu dapat mencegah Anda menjadikan sperma ketika berejakulasi, termasuk vasektomi, pembetulan hernia inguinal, operasi skrotum atau testis, operasi prostat, dan operasi perut besar yang dikerjakan untuk kanker testis dan rektum.

 

Baca Juga: AZOOSPERMIA, GANGGUAN SPERMA SEBABKAN SULIT DAPATKAN KETURUNAN

Faktor Pemicu Jumlah Sperma Sedikit (Oligospermia)

Apa yang meningkatkan risiko seseorang mempunyai kondisi oligospermia?

Ada banyak elemen risiko untuk jumlah air mani rendah, seperti:

  • Merokok tembakau
  • Minum alkohol
  • Menggunakan narkoba tertentu
  • Kelebihan berat badan
  • Memiliki infeksi tertentu di masa lalu atau di dikala ini
  • Terpapar zat racun
  • Testis terlalu panas
  • Mengalami traumatik pada testis
  • Terlahir dengan gangguan kesuburan atau mempunyai riwayat keluarga yang menderita gangguan kesuburan
  • Memiliki kondisi medis tertentu, termasuk tumor dan penyakit kronis
  • Menjalani pengobatan kanker, seperti radiasi
  • Menerapkan obat-obatan tertentu
  • Sebelumnya menjalani vasektomi atau operasi perut besar atau panggul
  • Memiliki riwayat testis tidak turun

 

Pencegahan Jumlah Sperma Sedikit

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut bisa menolong Anda memecahkan jumlah sperma rendah (oligospermia) untuk meningkatkan potensi kehamilan, adalah:

  1. Meningkatkan frekuensi seks. Menjalankan kekerabatan seksual tiap-tiap hari atau dua hari sekali semenjak (minimal) empat hari sebelum ovulasi bisa meningkatkan kesempatan Anda untuk membuat pasangan hamil.
  2. Melakukan hubungan seks ketika pembuahan adalah hal yang mungkin. Seorang wanita lebih mungkin untuk hamil selama ovulasi—yang terjadi di tengah-tengah siklus menstruasi. Ketika Anda melaksanakannya, sperma yang bisa hidup selama beberapa hari di dalam rahim, memiliki kemungkinan untuk berjumpa dengan sel telur lebih besar.
  3. Hindari pelumas. termasuk air liur bisa mengganggu gerakan dan fungsi sperma. Tanyakan pada dokter mengenai pelumas yang aman bagi sperma.

 

Apa Saja Pengobatan Untuk Pasien Jumlah Sperma Sedikit (Oligospermia)?

  • Misalnya, varikokel sering kali kali dapat diperbaiki lewat pembedahan atau penyumbatan vas deferens diperbaiki. Vasektomi yang sudah Anda lakukan di masa lalu dapat juga dikembalikan seperti semula. Dalam kasus tidak adanya air mani saat ejakulasi, air mani sering kali kali dapat diambil segera dari testis atau epididimis memakai teknik pengambilan air mani.
  • Mengobati infeksi. Antibiotik dapat menyembuhkan infeksi saluran reproduksi, tetapi ini tidak selalu mengembalikan kesuburan.
  • Pengobatan untuk problem relasi seksual. Obat-obatan atau konseling dapat menolong memperbaiki kesuburan dalam situasi seperti disfungsi ereksi atau ejakulasi prematur.
  • Terapi dan obat hormon. Dokter mungkin memberi saran penggantian atau obat-obatan hormon jikalau ketidaksuburan (jumlah air mani sedikit) disebabkan oleh kadar hormon tertentu yang terlalu tinggi atau rendah, atau problem tubuh dalam memakai hormon.
  • Teknologi reproduksi bantuan (ART). Pengobatan ART melibatkan pengambilan air mani lewat ejakulasi normal, ekstraksi bedah atau dari individu donor, bertumpu pada kasus dan keinginan spesifik Anda. Mani hal yang demikian kemudian dimasukkan ke dalam saluran kelamin wanita, atau dipakai dalam pembuahan in vitro atau injeksi air mani intracytoplasmic.

 

Penanganan Jumlah Sperma Sedikit (Oligospermia) di Klinik Pandawa

Klinik Pandawa memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam melakukan pengobatan infertilitas Oligospermia. Klinik Pandawa memiliki fasilitas yang sangat memadai serta alat-alat medis yang modern dan lengkap dalam penanganan Infertilitas Oligospermia dengan berbagai penyebabnya. Klinik Pandawa sudah cukup lama melayani pasien-pasien dengan masalah infertilitas oligospermia dan penyakit andrologi lainnya.

Rata-rata semua pasien merasakan puas dengan pelayanan dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter Klinik Pandawa, Hampir semua pasien tidak ada yang bermasalah setelah pengobatan, dan operasi. hasil operasi dan pengobatan menjadi lebih maksimal dan efektif.

Apabila membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis ke konsultan dokter kami melalui bit.ly/2VdMqLL atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337  whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

klinik pandawa logo white

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Spesialis Kami