Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-20:00 WIB
Minggu : 12:00-20:00 WIB

Herpes di Mulut Penyakit Menular, Ternyata ini Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

herpes di mulut

Penyakit herpes tidak hanya di area kemaluan tetapi dapat di bibir yang lebih dikenal dengan herpes di mulut. Penyakit ini memang dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui oral atau labialis. Penyebab penyakit herpes di mulut sama seperti dengan herpes yang menyerang organ intima tau herpes kemaluan, yaitu infeksi virus herpes simpleks tipe 1.

Seperti yang sudah disebutkan diawal, penyakit herpes di mulut tidak hanya dikarenakan oral saja. Tetapi, bisa melalui peralatan makan atau pelembab bibir secara bergantian dengan pengidapnya, atau pada saat berciuman. Lalu, bagiamana cara pengobatannya?

Sebelum kita mengulas cara pengobatan herpes di mulut, kita bahas terlebih dahulu mengenai herpes di mulut. Yuk, cek lebih lanjut artikel di bawah ini.

 

Mengenal Penyakit Herpes

Herpes ialah penyakit yang diakibatkan oleh peradangan virus herpes simpleks ataupun lebih dikenal dengan HSV. Penyakit ini dapat timbul diberbagai bagaian badan, namun paling sering timbul pada alat genital ataupun mulut. Tipe herpes ini bisa menyerang bibir serta mulut yakni HSV- 1.

Penyakit ini ialah penyakit yang mudah tertular dikarenakan lewat oral seks. Bila pasangan kalian alami herpes kemaluan, sebaiknya janganlah melakukan hubungan intim, sebab akan bisa menular dengan gampang.

 

Gejala Herpes di Mulut

Gejala herpes di mulut ataupun bibir biasanya timbul dalam waktu kurang lebih 1-3 minggu sesudah terinfeksi virus (masa inkubasi virus). Gejala yang dimunculkan beraneka ragam, tetapi beberapa orang alami sariawan saat pertama kali virus ini menyerang.

 

Gejala Herpes di Mulut Juga Diciri-cirikan, antara lain:

  • Rasa gatal dan sensasi seperti kesemutan pada area yang terinfeksi
  • Luka lepuh atau lenting-lenting kecil pada daerah bibir dan sekitarnya. Luka lepuh bisa pecah dan kering dalam waktu sekitar 6 hari.
  • Pada beberapa kasus herpes di mulut, luka dapat menyebar ke area gusi, lidah, langit-langit mulut, serta bagian dalam pipi.
  • Pada sebagian orang, herpes oral dapat memicu gejala lain, seperti nyeri otot, panas tinggi, sakit kepala, kecapean, pembengkakan kelenjar getah bening, serta sakit pada saat menelan.
  • Herpes di bibir bisa sembuh tetapi virus herpes tak dapat hilang secara total. Setelah gejala infeksi hilang, virus ini akan meninggalkan di jaringan saraf tulang belakang, dalam keadaan tidur ataupun nonaktif dan bisa kembali aktif ataupun kambuh sewaktu-waktu saat kamu sedang stress dan derita cedera fisik.

Penyebab Herpes di Mulut

HSV 1 ialah tipe virus herpes yang sering menyebabkan herpes oral (mulut) atau herpes labial (bibir). Tetapi, HSV1 bisa saja menyebar melalui mulut ke alat kelamin dan menyebabkan adanya herpes kelamin (genital) pada orang yang menerima seks oral dari penderita herpes oral.

HSV 1 dapat menyebar lewat hubungan intim dari penderita herpes di mulut dapat menyebar ke orang yang sehat. Misalnya, melalui ciuman, berbagi perlengkapan alat makan, atau berbagai kosmetik, seperti lipstik.

HSV1 juga bisa ditularkan dari penderita HSV 1 tang tak alami gejalanya. Faktanya, sebagian besar yang terjangkit herpes ditularkan oleh penderinya yang tidak alami gejala. Akan tetapi, risiko penularan akan lebih tnggi bila terjadi kontak secara langsung dengan penderitanya yang alami luka terbuka akibat HSV 1.

 

Faktor Risiko Penyakit Herpes

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko herpes di bibir, antara lain:

  • Sistem imun tubuh yang lemah
  • Terinfeksi HIV
  • Kanker yang diobati dengan cara kemoterapi
  • Berhubungan seksual yang tidak aman.

Meskipun mempunyai beberapa faktor risiko di atas, bukan berarti kamu pasti akan langsung terjangkit kondisi ini. Begitu juga sebaliknya. Konsultasikanlah ke dokter apa yang menjadi kekhawatiran kamu agar mendapatkan jawaban yang lebih pasti sesuai dengan kondisi Anda.

 

Cara Mencegah Herpes di Mulut

Berikut ini cara mencegah herpes di mulut untuk pengobatan di rumah, antara lain:

  • Selalu cuci tangan dengan sabun dan air hangat, terutama sesudah menggunakan toilet
  • Selalu menjaga kulit agar bersih dan bagian yang melepuh tetap mongering. Jangan mencukur si daerah kulit yang terinfeksi.
  • Harus tahu bahwa berciuman dam melakukan seks oral bisa menyebarkan penyakit.
  • Pelajari bagaimana cara untuk mendeteksi gejala awal. Jalani pengobatan antiretrovirus dari sekarang agar bisa mengurangi lamanya penyakit.
  • Jangan gunakan alat makan secara bersamaan.
  • Hubungi dokter bila gejala semakin buruk, jika kamu mengalami demam atau kencing bernanah dari bagian kulit yang lepuh.
  • Segera hubungi dokter atau pergi ke ruang emergency bila kamu merasa sakit kepala yang parah, sesak napas, sakit mata ringan ataupun parah yang bikin kamu merasa tidak nyaman.
  • Hubungi dokter bila penyakit kumat lebih dari 4- 6 kali per tahun. Mungkin kamu perlu mengkonsumsi obat buat menghindari penyakit ini tiap harinya.
  • Jangan dan pelajari bagaimana obati stress raga serta mental. Stress dapat melemahkan sistem imun tubuh dan menimbulkan penyakit kumat.
  • Makan makanan yang bergizi. Selalu tidur serta berolahraga yang cukup.
  • Jangan terkena paparan cahaya matahari secara langsung. Cahaya mentari dapat menyebabkan penyakit kambuh. Selalu gunakan sunsceen.

 

Pengobatan Untuk Hepes di Mulut

Setelah mengetahui apa saja tentang herpes di mulut, jika kamu mengalami hal ini sebaiknya lakukan pengecekan ke dokter kulit kelamin agar mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila kamu mempunyai pertanyaan seputar penyakit herpess di mulu, silahkan konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan solusi terbaik untuk kamu.

Jika kamu ingin menghubungi kami dapat melalui nomor 0821-1141-0672 (WA/SMS/TLP) atau bisa konsultasi online dengan dokter ahli kami melalui layanan konsultasi. Rahasia akan terjamin.