Gedung Baja Tower B, Jl. Pangeran Jayakarta No. 55. Jakarta Pusat 10730

Hubungi
+62 8211 1410 672

Senin - Sabtu : 10:00-18:00 WIB
Minggu : 12:00-18:00 WIB

Mengenal Disfungsi Seksual Wanita| Pengertian, Gejala, dan Pengobatan

Rating
5/5
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

disfungsi seksual

Sahabat Pandawa, pernah tidak mendengar disfungsi seksual? Mungkin banyak sebagian dari kita yang belum tahu dengan istilah dengan disfungsi seksual, bahkan sedang mengalami hal ini. Ketika seseorang telah menikah hubungan seksual pasangan ini merupakan hal yang tidak bisa lepas dari aktivitas keseharian.

Namun, banyak permasalah yang sering tidak diketahui dengan pasangan suami istri. Masalah disfungsi seksual ini menjadi masalah umum yang terjadi pada wanita. Namun, di waktu bersamaan topik ini jarang dibicarakan banyak alasan di baliknya, bisa karena tabu, malu, sampai ragu.

Ada berbagai jenis disfungsi seksual yang dapat terjadi pada pria atau wanita. Disfungsi seksual bisa berupa hilangnya hasrat untuk berhubungan seksual, bisa juga berupa ketidakmampuan merasakan rangsangan hubungan intim meski ada hasrat untuk berhubungan intim. Penyakit ini mengacu pada masalah yang mencegah individu atau pasangan mengalami kepuasan aktivitas seksual. Sekitar 43 persen wanita dan 31 persen pria melaporkan pernah mengalami disfungsi seksual.

Siklus respons seksual secara tradisional mencakup kegembiraan (excitement), plateau, orgasme, dan resolusi. Keinginan dan gairah adalah bagian dari fase rangsangan dari respons seksual. Disfungsi seksual dapat menyerang semua usia, meskipun lebih sering terjadi pada usia di atas 40 tahun karena sering dikaitkan dengan penurunan kesehatan akibat penuaan.

Pada jenis disfungsi seksual, setiap orang mempunyai hasrat berhubungan intim dan dapat merasakan rangsangan seks, tetapi tida bisa mencapai sampai klimaks (orgasme). Penderita disfungsi seksual dapat merasakan sakit atau nyeri selama berhungan intim. Yuk, simak lebih lanjut artikel tentang disfungsi seksual.

Pengertian Disfungsi Seksual

Disfungsi seksual adalah kondisi yang membuat pria dan wanita tidak puas saat berhubungan intim. Maka dari itu dapat terjadi kapan pun dan pada siapa saja. Meskipun, kemungkinan munculnya penyakit ini lebih besar dari pada orang yang sudah lanjut usia. Gangguan ini biasanya di bagi menjadi empat jeni, yaitu:

  • Gangguan hasrat (tidak bergairah)
  • Masalah Stimulasi (tubuh tidak bisa merespon rangsangan seksual)
  • Orgasme
  • Nyeri saat berhubungan intim

Gejala

Penyakit ini dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk bergantung pada tipe dan penyebab disfungsi. Gejala dan pemicu, meliputi:

  • Berkurangnya keinginan untuk aktivitas seksual.
  • Kesulitan untuk membangkitkan gairah seksual.
  • Nyeri saat berhubungan seksual.
  • Pada pria kesulitan untuk mempertahankan ereksi atau ejakulasi terlalu cepat juga dapat diartikan sebagai salah satu penyakit in.
  • Pada perempuan, kesulitan untuk mencapai orgasme, kering pada vagina, dan rasa sakit saat berhubungan termasuk dalam disfungsi seksual.

Penyebab

  • Kondisi medis tertentu. Penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, arthritis( radang sendi), serta kendala ekskresi bisa menurunkan gairah. Melahirkan, menopause, kanker leher rahim, kanker rahim, serta kanker payudara juga dapat menimbulkan disfungsi seksual pada perempuan.
  • Obat-obatan. Obat tekanan darah juga dapat mengganggu gairah seorang perempuan.
  • Masalah psikologis. Permasalahan agama, keadaan tabu, dosa, permasalahan rumah tangga, riwayat pelecehan intim ataupun diperkosa, depresi atau stress bisa mengurangi antusiasme intim pada perempuan.

Faktor-faktor risiko

  • Depresi atau kecemasan (anxiety)
  • Penyakit jantung
  • Penyakit saraf, semacam luka tulang belakang serta multiple sclerosis
  • Penggunaan obat antidepresan dan obat tekanan darah tinggi
  • Tekanan psikologis, terutama dengan pasangan
  • Pernah mengalami pelecehan seksual

Seberapa umum

Setiap perempuan bisa mengalami hal ini. Gangguan ini bisa muncul hanya sekali atau berkali-kali dalam seumur hidup. Kendala ini bisa disebabkan oleh perubahan fisiologis, sentimen, psikologis, gaya hidup, serta hubungan dengan pasangan.

Apa saja Perjalanan Tes-nya

Dokter akan mendiagnosis berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik (termasuk pemeriksaan panggul). Tes darah bisa dilakukan buat menentukan kalau ini bukanlah pertanda diabetes ataupun penyakit tiroid.

Kamu bisa bertanya dengan dokter kandungan buat melakukan operasi, ataupun dengan psikolog atau psikiater jika permasalahan sentimental jadi pemicu hal ini; maupun dengan komunitas tertentu untuk kasus- kasus pelecehan intim.

Pengobatan di Klinik Pandawa

Demikian, artikel diatas yang membahas disfungsi seksual. Apabila, Anda mempunyai ciri-ciri yang sudah disebutkan di artikel ini, Sahabat Pandawa jangan biarkan begitu saja karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti, rasa nyeri saat berhubungan seksual. Apalagi, akan berbahaya jika terus dibiarkan.

Anda dapat mengunjungi Klinik Pandawa untuk berkonsultasi tentang masalah penyembuhan gangguan ini. Selain itu, Klinik Pandawa merupakan klinik terbaik di DKI Jakarta dan memiliki dokter penyakit kulit dan kelamin yang sudah berpengalaman dalam menangani masalah ini. Banyak pasien kami yang sudah berhasil sembuh dan merasa puas dengan penanganan kami.

Jika Sahabat Pandawa membutuhkan informasi lebih lanjut maka dapat melakukan konsultasi online secara gratis dengan dokter online kami lewat link berikut ini Konsultasi Online Gratis. Sahabat Pandawa juga dapat menghubungi kami lewat nomor 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS/ telp. Faktanya, Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.