fbpx

Mengobati Penyakit Eksim Kronis (Dermatitis) Secara Efektif dan Maksimal

Walaupun penyakit eksim pada kulit tidak menular tetapi tidak ada satu orang pun yang ingin mengalami penyakit eksim. Penyakit eksim pada kulit bisa membuat aktivitas sehari-hari penderitanya menjadi terganggu dan menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian kulit yang terkena karena harus terus-terusan menggaruk kulit atau menahan rasa gatal yang sangat menyiksa meskipun sudah mandi maupun membersihkan diri. Penyakit eksim pada kulit umumnya terjadi pada masa kanak-kanak, misalnya pada bayi dan anak-anak. Selain itu pada penyakit eksim kronis sering diderita oleh pasien dengan usia dewasa tua.

 

Apa Itu Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) ?

Penyakit eksim kulit adalah salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh reaksi imun tubuh yang hipersensitif terhadap faktor-faktor stressor dari eksternal dan internal tubuh dengan disertai gejala peradangan atau bengkak berupa ruam merah, kering, pecah-pecah, kasar dan menimbulkan rasa gatal. Pada awalnya, bagian-bagian kulit tertentu akan memerah, iritasi, kering, dan bersisik. Beberapa kasus penyakit eksim bahkan dapat menyebabkan pembentukan lepuh yang nantinya akan mengeluarkan air. Pengeluaran air ini mengindikasikan bahwa eksim sudah menjadi infeksi.

 

Apa Saja Gejala Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis)?

Penyakit eksim kulit memiliki gejala yang cukup bervariasi tergantung dari jenis eksim, lokasi, faktor penyebab dan usia. Adapun gejala yang muncul antara lain :

  • Kulit terasa gatal
  • Kulit kering
  • Adanya penebalan secara kronis
  • Muncul ruam yang tidak jelas penyebabnya
  • Timbul peradangan yang tidak membaik setelah pemakaian obat cream tertentu atau lotion pengobatan
  • Terdapat penebalan, keratolitik dan luka lecet dan bernanah pada kulit menunjukkan adanya infeksi pada eksim dan harus diobati dengan antibiotik
  • Menggaruk pada kulit yang kering dapat menimbulkan luka terbuka dengan kerak dan beresiko terjadinya infeksi.
  • Pada umumnya bisa terdapat dimana saja penyakit eksim (dermatitis), terutama terdapat pada tangan, leher, wajah dan kaki (namun dapat terjadi di mana saja)
  • Pada anak-anak sering kali terjadi di lipatan leher, ketiak, lutut dan siku

 

Apa Penyebab Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) ?

  • Stress
  • Kontak dengan zat iritan
  • Panas dan keringat
  • Iklim yang dingin dan kering
  • Kulit kering

 

Apa Yang Meningkatkan Resiko Untuk Terkena Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) ?

  • Faktor keturunan terhadap eksim, alergi, atau asma
  • Pada Pekerja pelayanan kesehatan, pabrik kimia, industri
  • Tinggal di area urban
  • Memiliki orang tua dengan tingkat edukasi tinggi
  • Memiliki attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD)
  • Polutan dan polusi

 

Apa Saja Komplikasi Dari Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) ?

  • Kurangnya rasa percaya diri
  • Mempersulit aktivitas pada saat olahraga
  • Bullying
  • Kesulitan tidur
  • Bisa menyebabkan dan memperberat penyakit asma
  • Infeksi kulit
  • Masalah pada mata
  • Dermatitis iritan
  • Dermatitis kontak alergi

 

Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) ?

  • Hindari pemakaian pakaian ketat dan basah
  • Gunakanlah sarung tangan pada malam hari untuk meminimalkan kerusakan kulit dari kuku
  • Hindari berkeringat atau berolahraga selama terjadi kekambuhan
  • Bisa pakai sabun hipoalergenik.
  • Bisa diberikan emolien setelah mandi
  • Meminimalisasi stres fisik dan psikis
  • Hindari hal-hal yang menjadi pemicu adanya infeksi penyebab eksim
  • Jangan memanaskan atau mendinginkan kulit berlebihan
  • Konsumsi makanan yang bergizi dan sehat
  • Kualitas tidur dan istirahat harus cukup
  • Hindari makanan yang bersifat alergen dan yang dapat memicu kekambuhan eksim
  • Jangan menggaruk kulit secara berlebihan karena bisa luka atau iritasi

 

Kapan Sebaiknya Kita Harus Periksa Ke Dokter?

  • Bila merasa tidak nyaman
  • Mengalami kesulitan tidur atau terdistraksi dari rutinitas sehari-hari
  • Kulit terasa sakit dan terinfeksi (garis merah, bernanah, keropeng kuning)
  • Sudah mencoba perawatan sendiri dan tidak berhasil
  • Merasa kondisi ini mempengaruhi mata dan penglihatan

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Eksim Kulit (Dermatitis) di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan klinik spesialis kulit dan kelamin. Salah satu pelayanan medis klinik pandawa adalah ahli dan khusus menangani penyakit eksim kulit (dermatitis) dan penyakit kulit lainnya. Klinik Pandawa memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan penyakit eksim kulit (dermatitis). Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis dengan dokter kami melalui klik tombol Whatsapp/ SMS/ Telp pada tombol Web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Bahaya dan Gejala Penyakit Chlamydia (Klamidia)

Pernahkah Anda mendengar tentang  penyakit chlamydia (klamidia)? Penyakit chlamydia sangat umum dan menginfeksi sekitar 131 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya. Tiga kali lebih umum dari penyakit gonore (kencing nanah) dan 50 kali sama umumnya dengan penyakit sifilis, keduanya merupakan  penyakit menular seksual yang bisa menyerang perempuan dan laki-laki segala usia. Apa itu penyakit chlamydia (klamidia) ? Bagaimana penularannya ? Apa saja keluhannya ? Bagaimana pengobatan dan pencegahannya ?

 

Apa Itu Penyakit Chlamydia (Klamidia)?

Penyakit chlamydia (klamidia) adalah salah satu penyakit menular seksual paling umum terjadi yang disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Bakteri ini bisa berpindah dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual baik itu lewat vaginal, anal ataupun oral seks. Bila seseorang menyentuh cairan tubuh yang mengandung bakteri tersebut dan kemudian menyentuh matanya, kemungkinan akan terjadi infeksi klamidia (chlamydia) pada mata (konjungtivitis klamidia). Selain itu penyakit chlamydia (klamidia) juga bisa diturunkan dari ibu ke bayinya pada saat proses melahirkan yang akan menyebabkan pneumonia dan konjungtivitis dan bisa menjadi sangat serius bila tidak diobati.

 

Apa Saja Gejala Penyakit Chlamydia (Klamidia)?

  1. Gejala penyakit chlamydia (klamidia) pada wanita antara lain :
  • Timbul keputihan abnormal
  • Adanya pendarahan di antara periode menstruasi
  • Sakit saat menstruasi
  • Perut terasa sakit disertai demam
  • Sakit saat berhubungan seksual
  • Rasa gatal dan terbakar di sekitar vagina
  • Sakit saat buang air kecil
  1. Gejala penyakit chlamydia pada pria
  • Keluar cairan berwarna bening atau keputihan dari ujung penis
  • Sakit saat buang air kecil
  • Rasa gatal dan terbakar di sekitar penis
  • Sakit dan bengkak di sekitar testis

 

Faktor Resiko Seseorang Yang Bisa Terkena Penyakit Chlamydia (Klamidia)

  • Usia dibawah 24 tahun
  • Aktif secara seksual
  • Suka berganti-ganti pasangan
  • Melakukan hubungan seksual tanpa pengaman
  • Memiliki riwayat infeksi menular seksual

 

Apa Saja Bahaya dan Komplikasi Dari Penyakit Chlamydia (Klamidia)?

1. Radang Panggul atau Pelvic Inflammatory disease (PID) :
Radang panggul akan terjadi ketika bakteri telah menyebar dan menginfeksi serviks, rahim, saluran tuba, dan ovarium. Radang panggul dapat menyebabkan infertilitas, kehamilan ektopik (hamil diluar rahim) dan nyeri panggul kronik

2. Cystitis :
Adanya peradangan pada kandung kemih

3. Prostatitis :
Pembengkakan pada kelenjar prostat

4. Reiter’s Syndrome :
Radang sendi inflamasi, mata memerah, dan masalah pada saluran kemih

 

Bagaimana Cara Untuk Mencegah Penularan Penyakit Chlamydia (Klamidia)?

  1. Menggunakan kondom dengan benar setiap berhubungan seksual.
  2. Tidak berganti-ganti pasangan seksual
  3. Membatasi kontak seksual dengan pasangan yang tidak terinfeksi
  4. Jika merasa terinfeksi hindari kontak seksual dan segera berkonsultasi dengan dokter

 

Penyakit chlamydia (klamidia) sering terjadi tanpa adanya gejala, orang yang terinfeksi mungkin tidak sadar dan bisa juga menginfeksi pasangan seks mereka. Banyak dokter yang merekomendasikan bahwa semua orang yang memiliki lebih dari satu pasangan seksual harus dilakukan uji untuk penyakit chlamydia (klamidia) secara teratur, bahkan tanpa adanya gejala.

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Chlamydia (Klamidia) di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan salah satu klinik spesialis penyakit kelamin terbaik di Jakarta pusat yang khusus dan mampu menangani penyakit chlamydia (klamidia) dan penyakit kulit dan kelamin lainnya. Klinik Pandawa dokter ahli dan berpengalaman, memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan oabt-obatan yang lengkap. Klinik pandawa juga memiliki apotik, laboratorium, USG dan rontgen untuk menunjang pemeriksaan dan penegakan diagnosa penyakit. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan penyakit chlamydia (klamidia). Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara klik tombol WA / SMS / TELP pada tombol web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Waspada dan Bahaya Penyakit Keputihan Abnormal (Patologis)

Penyakit keputihan atau disebut juga leukorea atau fluor albus merupakan salah satu kondisi yang banyak dikeluhkan oleh para kaum wanita terutama yang telah aktif berhubungan seksual. Sebagai seorang wanita, untuk bisa tampil cantik dan sempurna setiap hari tidak cukup hanya melakukan perawatan wajah dan kulit bagian luar saja. Melainkan wanita juga perlu menjaga kesehatan dan kebersihan di bagian-bagian yang tersembunyi seperti di area genital (vagina). Semua wanita pasti pernah mengalami namanya masalah keputihan atau leukorea. Keputihan atau leukorea itu sendiri berfungsi untuk membersihkan dan melindungi vagina dari iritasi dan infeksi. Keputihan atau leukorea juga bisa disebabkan oleh kehamilan biasanya kondisi ini terjadi pada ibu hamil. Tapi sayangnya, beberapa wanita kadang-kadang mengalami keputihan yang berlebihan, ada yang terasa gatal dan kadang terasa sangat mengganggu, termasuk pada saat hamil ini namanya keputihan patologis.

Apa Itu Keputihan (Leukorea) ?

Keputihan atau disebut juga Fluor Albus (leukorea) adalah sekresi vaginal yang pasti dialami oleh setiap wanita. Cairan putih yang keluar dari vagina sebenarnya tidak perlu dicemaskan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan sistem reproduksi wanita karena cairan yang keluar dari vagina merupakan lendir yang diproduksi oleh kelenjar serviks atau leher rahim yang berfungsi untuk membersihkan vagina dari kuman dan bakteri sehingga vagina akan tetap bersih.

 

Keputihan yang ada pada wanita dibagi menjadi dua kategori yakni :

  1. Keputihan Normal (Fisiologis)

Keputihan normal (fisiologis) adalah keputihan yang biasa terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang periode menstruasi dan sesudah periode menstruasi ataupun pada saat masa subur. Keputihan yang normal itu umumnya berwarna bening hingga keputih-putihan atau putih kekuningan. Lendir tersebut biasanya tidak berbau dan tidak disertai gatal atau rasa perih pada vagina. Sedangkan teksturnya biasanya encer, lengket dan elastis, hingga tampak lebih kental dan rekat.

  1. Keputihan Abnormal (Keputihan Patologis)

Keputihan abnormal (keputihan patologis) dapat disebabkan oleh berbagai infeksi dan terkadang dapat menjadi indikasi dari penyakit-penyakit tertentu yang biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan abnormal (keputihan patologis) antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Berbagai kuman infeksi keputihan abnormal ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa perih saat buang air kecil.

 

Beberapa Jenis-jenis Keputihan Abnormal (Keputihan Patologis) yakni :

1. Keputihan berwarna cokelat atau mengandung darah
Keputihan ini biasa disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Tetapi perlu diwaspadai walau jarang, namun kondisi ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks.

2. Keputihan disertai rasa nyeri atau pendarahan
Timbulnya rasa nyeri pada tulang panggul atau saat buang air kecil serta munculnya pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan seksual yang disertai timbulnya keputihan, dapat menjadi indikasi penyakit gonore atau penyakit chlamydia (klamidia). Jika dibiarkan saja, kedua penyakit menular seksual ini dapat memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita.

3. Keputihan berwarna hijau, kuning, atau berbuih
Keputihan ini biasanya disebabkan oleh penyakit trikomoniasis, yaitu salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Lendir biasanya berjumlah banyak, berbau amis, pembengkakan, rasa gatal di sekitar vagina serta sakit saat buang air kecil dan berhubungan seksual juga akan dialami oleh penderita trikomoniasis.

4. Keputihan disertai luka melepuh di sekitar area genital
Jenis keputihan ini biasanya adalah karena herpes genital. Penyakit ini menyebabkan munculnya lepuhan yang terasa sakit di sekitar vagina. Pengobatan dilakukan dengan antivirus. Namun, kekambuhan bisa saja terjadi karena virusnya tetap berada dalam tubuh pengidap meski gejala-gejalanya sudah hilang.

5. Keputihan berwarna putih dan kental disertai rasa gatal
Keputihan ini dipicu oleh infeksi jamur pada vagina. Indikasinya berupa lendir yang kental, bau, dan berwarna putih seperti susu kental. Gejala lain juga dapat berupa rasa gatal dan perih di sekitar vagina.

6. Keputihan dengan lendir encer berwarna putih dan berbau amis
Perubahan keseimbangan jumlah bakteri normal di vagina dapat menyebabkan vaginosis bakterialis. Lendir keputihan akan berbau amis, encer, dan berwarna putih atau abu-abu, tapi tidak disertai rasa gatal atau iritasi. Ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seksual.

 

Bagaimana Mengetahui Keputihan Normal Atau Tidak?

  1. Perhatikan kondisi keputihan
  • Infeksi bakteri, cairan keputihan berwarna putih sampai keabu-abuan dan homogen. Muncul dalam jumlah banyak dan lengket, sehingga mudah menempel pada pakaian dalam.
  • Infeksi jamur, cairan keputihan berwarna putih kekuningan. Kekentalan seperti keju atau gumpalan susu. Awalnya sedikit, bila bertambah parah keputihan akan semakin banyak.
  • Infeksi parasit, keputihan agak berbeda berwarna kuning kehijauan, lengket, dan jumlah bertambah sedikit demi sedikit per harinya. Kadang terlihat buih pada keputihannya.
  1. Perhatikan bau keputihan
  • Keputihan yang normal tidak berbau
  • Keputihan abnormal akan menimbulkan bau yang khas
  • Keputihan akibat infeksi bakteri biasanya berbau amis
  • Keputihan akibat infeksi jamur kadangkala tidak berbau
  • Keputihan akibat infeksi parasit berbau busuk dan semakin parah ketika berhubungan seksual. Biasanya pasangan seksual juga mengeluhkan bau tersebut
  1. Gejala yang menyertai keputihan
  • Pada infeksi bakteri, gejala yang paling sering dikeluhkan adalah rasa gatal cenderung menggaruk, sehingga vagina bisa kemerahan sampai lecet
  • Pada infeksi jamur, rasa panas pada vagina. biasanya dialami wanita hamil, karena kondisi organ kewanitaan lebih lembap, sehingga pertumbuhan jamur semakin banyak
  • Pada infeksi parasit biasanya tidak menunjukkan gejala pada fase awal. Namun, bila sudah fase lanjut, gejala lebih banyak, yaitu gatal pada vagina, nyeri saat buang air kecil dan nyeri saat berhubungan seksual.

 

Apa Yang Terjadi Jika Keputihan Abnormal (Keputihan Patologis) Tidak Segera Diobati?

  • Radang panggul (Pelvic Inflamatory Disease = PID) dapat terjadi bila infeksi dari vagina menjalar ke atas. Penyakit ini ditandai dengan demam, nyeri tekan, nyeri panggul kronis, atau nyeri perut bawah yang tidak sembuh dengan obat anti nyeri
  • Infertilitas atau kemandulan merupakan komplikasi lebih lanjut dari PID
  • Kehamilan ektopik atau hamil diluar rahim

Bagaimana Pengobatan Keputihan di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan klinik spesialis ginekologi yang khusus menangani penyakit keputihan  dan penyakit kelamin lainnya. Klinik Pandawa memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan obat yang lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan penyakit keputihan abnormal dengan berbagai penyebab dan komplikasi. Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis dengan dokter kami melalui klik tombol Whatsapp/ SMS/ Telp pada tombol Web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Penyebab dan Komplikasi Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Penyakit infeksi saluran kemih atau disebut juga ISK dapat terjadi pada siapa saja. Akan tetapi lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki, sekitar 20% perempuan mengalami penyakit infeksi saluran kemih (ISK) setiap tahunnya. Kadang-kadang penyakit infeksi saluran kemih (ISK) bisa jadi kronik dan sulit diobati namun infeksi ini bisa diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Sebenarnya apa itu penyakit infeksi saluran kemih (ISK) ? Apa saja penyebabnya ? Apa saja komplikasinya ? Bagaimana pencegahan dan pengobatannya di klinik pandawa ?

Apa Itu Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)?
Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi pada saluran uretra, saluran ureter, kandung kemih dan ginjal yang bisa disebabkan oleh berbagai macam kuman antara lain bakteri, jamur, virus dan parasit.  Cakupan penyakit infeksi saluran kemih (ISK) adalah menyerang sistem perkemihan yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Pada umumnya, Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) terjadi pada kandung kemih dan uretra.

Bagaimana proses terjadinya penyakit infeksi saluran kemih (ISK) bisa berawal dari ginjal, dimana zat sisa di dalam darah akan disaring dan dikeluarkan dalam bentuk urine. Kemudian, urine akan dialirkan dari ginjal menuju kandung kemih melalui ureter. Setelah ditampung di kandung kemih, urine akan dibuang dari tubuh melalui saluran uretra, hingga bermuara ke lubang kencing. Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) juga berisiko untuk kambuh dalam waktu 6 bulan atau empat kali dalam setahun.

 

Apa Saja Jenis-Jenis Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) ?
Ada beberapa jenis penyakit infeksi saluran kemih (ISK) yang bisa timbul antara lain :

1. Sistitis
Infeksi yang mengenai saluran kemih bagian bawah yaitu kandung kemih dan uretra

2. Pielonefritis
Infeksi yang mengenai saluran kemih bagian atas yaitu ginjal dan ureter

Apa Saja Gejala Penyakit Infeksi Kandung Kemih (ISK) ?
Beberapa gejala yang timbul pada penderita penyakit infeksi saluran kemih (ISK) antara lain :

  1. Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) bagian atas :
  • Nyeri di pinggang
  • Nyeri punggung bagian bawah atau selangkangan
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Demam
  • Tubuh terasa dingin dan menggigil
  • Mual dan muntah
  • Diare
  1. Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) bagian bawah
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Frekuensi buang air kecil lebih meningkat
  • Sulit menahan rasa ingin buang air kecil
  • Kandung kemih masih terasa penuh, meskipun sudah buang air kecil
  • Nyeri di perut bagian bawah
  • Nyeri di bagian panggul (pada wanita) atau di bagian rektum (pada pria)
  • Bau urine sangat menyengat
  • Warna urine keruh
  • Terdapat darah dalam urine (hematuria)
  • Lemas

Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) paling sering disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E. coli), di saluran kemih. Bakteri ini hidup di saluran pencernaan, namun bisa menginfeksi dan berkembang biak di saluran kemih. Infeksi terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih melalui lubang kencing.

Pada wanita, umumnya terjadi karena cara yang kurang tepat dalam membersihkan daerah anus setelah buang air besar. Tangan atau tisue toilet yang biasa digunakan untuk membersihkan anus, bisa secara tidak sengaja menyentuh lubang kencing, sehingga membuat bakteri masuk ke saluran kemih. Bakteri tersebut dapat menimbulkan infeksi uretra (uretritis), infeksi kandung kemih (sistitis), hingga infeksi ureter (ureteritis) dan infeksi ginjal (pielonefritis).

Selain masalah higiene individu maka penyebab penyakit infeksi saluran kemih adalah kuman-kuman penyakit menular seksual. Artinya orang yang melakukan aktivitas seks bebas tanpa pengaman dan gonta ganti pasangan beresiko terkena penyakit infeksi saluran kemih. Hall ini dikarenakan kuman bisa naik keatas melalui saluran uretra lalu ke kandung kemih selanjutnya sampai ke ginjal. Adapun beberapa kuman penyakit menular seksual yang bisa menyebabkan penyakit infeksi saluran kemih (ISK) antara lain gonore, chlamydia, trichomonas, candida, sifilis, dan lain-lain.

 

Komplikasi Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat penyakit infeksi saluran kemih (ISK) yang tidak tertangani adalah:

  1. Sepsis yaitu kondisi berbahaya akibat infeksi, terutama bila infeksi menyebar ke ginjal
  2. Striktur uretra (penyempitan uretra pada pria)
  3. Kelahiran prematur dan bayi terlahir dengan berat badan lahir rendah, jika dialami oleh wanita hamil
  4. Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) atas lebih berbahaya dan dapat memicu urosepsis, yaitu kondisi ketika bakteri di ginjal yang terinfeksi menyebar ke darah. Urosepsis bisa menyebabkan tekanan darah turun hingga syok, bahkan bisa menyebabkan kematian

Bagaimana Pengobatan Dan Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (ISK) ?
Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Untuk wanita, lakukan pembersihan dari arah depan ke belakang setelah buang air besar maupun setelah buang air kecil. Langkah ini bisa mencegah bakteri di sekitar anus menginfeksi vagina dan uretra
  2. Banyak minum air putih untuk meningkatkan frekuensi buang air kecil. Minum air dalam jumlah banyak juga baik dilakukan setelah berhubungan intim. Hal ini akan memicu keinginan untuk buang air kecil, dan mengeluarkan bakteri yang mungkin masuk ke uretra saat berhubungan
  3. Pada wanita yang aktif secara seksual, beri tahu pasangan agar tidak menggunakan kondom berpelumas spermisida
  4. Gunakan pakaian dalam yang longgar dan berbahan katun, agar area vagina dan lubang kencing tetap kering dan tidak lembab
  5. Hindari produk pembersih kewanitaan yang berpotensi menyebabkan iritasi
  6. Bersihkan kelamin sebelum berhubungan intim

Pengobatan terhadap penderita dengan penyakit infeksi saluran kemih (ISK) haruslah disesuaikan dengan penyebabnya. Apakah sudah atau belum komplikasi yang timbul akibat penyakit infeksi saluran kemih (ISK). Apakah ada faktor-faktor resiko lainnya. Oleh karena itu penting sekali dilakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang komprehensif serta pemeriksaan laboratorium. Jangan sekali-kali sembarangan minum antibitik dan diobati sendiri karena akan beresiko kuman jadi resisten (kebal) dan bisa merusak sistem ginjal. Sebaiknya jika anda terkena pPenyakit infeksi saluran kemih (ISK) segeralah konsultasikan diri ke dokter yang tepat.

Bagaimana Pengobatan Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) di Klinik Pandawa?
Klinik pandawa merupakan salah satu klinik spesialis penyakit kelamin terbaik di jakarta. Salah satu pelayanan medis adalah menangani penyakit infeksi saluran kemih (ISK) dan penyakit kelamin lainnya. Klinik Pandawa memiliki dokter ahli dan berpengalaman, memiliki fasilitas dan alat medis yang sangat memadai, modern dan obat yang lengkap, laboratorium, rontgen dan USG. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan penyakit infeksi saluran kemih (ISK). Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara klik tombol TELP / WA / SMS pada tombol web dibawah ini. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Penanganan Efektif dan Tepat Penyakit Phimosis (Fimosis)

Pernahkan anda mendengar tentang penyakit phimosis (fimosis)?. Penyakit phimosis (fimosis) biasanya terjadi pada laki-laki yang tidak disunat. Biasanya banyak terjadi pada bayi atau anak-anak hingga mencapai usia 3 sampai 4 tahun. Sedangkan sekitar 1-5% kasus phimosis (fimosis) terjadi sampai pada usia 16 tahun. Normalnya penis tumbuh dan berkembang hingga usia 3-4 tahun.

Penyakit phimosis (fimosis) masih dianggap hal wajar dan tidak menimbulkan masalah selama terjadi saat masih bayi dan balita. Namun, jika kondisi ini menetap hingga anak sudah besar atau bahkan dewasa dengan menimbulkan gejala yang mengganggu (misalnya sulit  buang air kecil), maka diperlukan pertolongan secara medis secepatnya, sebelum menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih jauh.

 

Apa Itu Penyakit Phimosis (Fimosis)?

Penyakit phimosis (fimosis) adalah kelainan yang terjadi pada laki-laki yang belum disunat dimana kulup penis terlalu ketat dan tidak dapat ditarik ke belakang saat sedang ereksi. Kondisi ini biasa  terjadi pada anak berusia 2 sampai 6 tahun. Seiring dengan berjalannya waktu, kulup penis seharusnya mulai terpisah dari kepala penis secara alami, tetapi bagi beberapa anak, kulup penis masih belum dapat ditarik ke belakang hingga usia 17 tahun.

 

Gejala Penyakit Phimosis (Fimosis)

Beberapa gejala yang sering muncul pada penderita dengan penyakit phimosis (fimosis) antara lain :

  • Penderita penyakit phimosis (fimosis) terkadang sulit untuk membersihkan kotoran di bawah kulup penis sehingga membuat penis rentan terkena infeksi
  • Kulit penis berwarna merah dan pecah-pecah
  • Timbul rasa nyeri dan bengkak
  • Sulit buang air kecil
  • Nyeri saat berhubungan seksual dan kurang merasakan sensasi saat berhubungan seksual

 

Apa Saja Penyebab Penyakit Phimosis (Fimosis)?

  • Bawaan sejak lahir
  • Penderita diabetes
  • Penyakit diabetes membuat penderitanya rentan terkena infeksi yang dapat membentuk jaringan parut pada kulup, sehingga membuat kulit menjadi tidak lentur dan sulit ditarik
  • Adanya peradangan pada kepala penis (Balanitis)
  • Adanya peradangan pada kulup dan kepala penis (Balanoposthitis)
  • Infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual biasanya sering dialami pria dewasa
  • Penderita psoriasis
  • Lichen sclerosus (lesi pada kulup atau terkadang kepala penis)
  • Lichen planus (ruam gatal non-infeksi)
  • Eksim yang membuat kulit berwarna merah, gatal, pecah-pecah dan kering
  • Usia yang sudah tua menyebabkan berkurangnya kelenturan kulup sehingga sulit ditarik
  • Tarikan dan peregangan yang keras dapat membuat kulit kulup robek dan mengalami peradangan

 

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Phimosis (Fimosis)

Beberapa hal yang bisa membantu mencegah terjadinya penyakit phimosis (fimosis) antara lain :

  • Membersihkan penis setiap hari dengan air hangat setiap mandi
  • Menggunakan sabun yang tidak mengandung parfum
  • Hindari penggunaan talk atau deodoran pada penis
  • Tariklah kulup penis perlahan-lahan untuk membersihkan kulit di bawah kulup
  • Jangan menarik kulup dengan keras karena dapat menimbulkan nyeri dan luka

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Penyakit Phimosis (Fimosis) di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan sebuah klinik yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin. Klinik Pandawa memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan penyakit penyakit phimosis. Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara klik tombol Telp / WA / SMS pada tombol di web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Operasi Perbaikan Bibir Vagina (Labiaplasty / Labioplasty)

Seberapa Umumkah Operasi Labioplasty?

Bagi beberapa wanita, memiliki wajah yang cantik saja tidaklah cukup. Sebagian wanita juga ingin memiliki tampilan vagina yang indah untuk meningkatkan aktivitas seksualnya. Selain itu, memiliki vagina yang indah juga membuat pasangan jadi lebih senang sehingga wanita memiliki kepuasan tersendiri.

Untuk mendapatkan vagina yang indah terkadang tidak bisa didapatkan begitu saja. Beberapa wanita memilih untuk melakukan operasi labioplasty / labiaplasty agar tampilan vagina ini bisa jadi lebih baik, tidak ada cacat, dan berfungsi dengan baik. Apa itu labiaplasty / labioplasty ? Bagaimana persiapan dan prosedur operasi labioplasty / labiaplasty ? Berapa biaya operasi labiaplasty / labioplasty di klinik pandawa ?

 

Apa Itu Operasi Labioplasty / Labiaplasty ?

Operasi labioplasty (labiaplasty) adalah prosedur operasi yang bertujuan untuk mengubah bentuk bibir vagina atau labia baik itu labia minor atau labia mayor. Operasi labioplasty (labiaplasty) biasanya diikuti dengan vaginoplasty dengan tujuan untuk meremajakan vagina atau memperbaiki kecacatan pada vagina dengan cara memperbaikinya supaya tampilan vagina menjadi lebih baik. Biasanya operasi labiaplasty (labioplasty) dilakukan pada wanita yang mengalami kelainan bentuk labia seperti tidak simetris, kepanjangan, bergerigi, kerutan berlebihan, dan lain-lain.

 

Apa Saja Penyebab Kelainan Bentuk Labia (Bibir Vagina) ?

  • Karena adanya hematoma atau jahitan yang kurang sempurna setelah melahirkan
  • Adanya luka akibat kecelakaan atau pemerkosaan
  • Kelainan hormon
  • Adanya iritasi berkelanjutan
  • Kelainan bawaan sejak lahir
  • Adanya infeksi yang berat.

 

Alasan Mengapa Wanita Ingin Melakukan Operasi Labioplasty (Labiaplasty)     

Beberapa alasan wanita ingin melakukan operasi labioplasty (labiaplasty) pada umumnya antara lain :

  1. Alasan Kosmetik

Bagi beberapa wanita bisa membuat kehilangan kepercayaan diri karena merasa malu dan tidak bahagia saat berhubungan seksual. Kebanyakan wanita yang menjalani labioplasty (labiaplasty) bertujuan untuk mengurangi panjang bibir vaginanya, asimetris bibir vagina dan menginginkan sebuah perubahan pada organ seksualnya dan sekitar >40% wanita melakukan operasi labioplasty dengan alasan kosmetik.

  1. Alasan Medis

Bibir vagina yang panjang kerap menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian wanita, terutama ketika sedang berolahraga, berhubungan seksual, atau memakai celana ketat. Karena itu, operasi labioplasty (labiaplasty) sering dijadikan alasan sebagai jalan keluarnya dan sekitar 30% wanita melakukan operasi labioplasty (labiaplasty) dengan alasan medis.

 

Siapa Saja Yang Bisa Menjalani Prosedur Operasi Labioplasty ?       

  • Atresia vagina atau wanita yang tidak memiliki saluran vagina
  • Agenesis Mullerian adalah kondisi yang menyebabkan tidak terbentuknya tuba falopi dan uterus
  • Interseksualitas atau wanita dengan karateristik pria
  • Trauma atau cedera pada labia
  • Sobeknya labia akibat melahirkan
  • Meregangnya labia karena faktor usia
  • Operasi penggantian kelamin
  • Memiliki bibir vagina yang panjang atau menggantung dan asimetris.

 

Bagaimana Teknik Operasi Labioplasty (Labiaplasty) ?

  1. Dengan menggunakan skalpel atau pisau bedah

Metode ini dilakukan dengan cara memotong kelebihan kulit vulva dengan teknik pemotongan lurus atau zigzag. Penjahitan dilakukan dengan rapih dan ini akan hilang dalam waktu satu minggu. Labioplasty (labiaplasty) dapat dilakukan dalam waktu satu jam dengan hasil yang memuaskan.

  1. Dengan menggunakan laser

Metode ini menggunakan teknologi laser untuk memotong labia minora. Menggunakan teknik laser akan menurunkan resiko benjolan epidermoid, dibandingkan dengan sayatan manual.

Setelah prosedur selesai biasanya pasien akan merasakan nyeri dan terjadi pembengkakkan. Namun, pasien tidak perlu khawatir karena dokter akan memberitahu tentang cara pembersihan yang benar dengan penggunaan antibiotik oles. Biasanya pasien akan diminta untuk melakukan kunjungan ulang satu minggu kemudian setelah prosedur tindakan dilakukan.

 

Bagaimana Proses Penyembuhan Setelah Operasi Labioplasty (Labiaplasty) ?

Biasanya masa penyembuhan setelah operasi labioplasty (labiaplasty) cepat dan tidak rumit namun pasien akan merasa tidak nyaman pada daerah operasi selama beberapa hari. Pasien dapat melakukan aktivitas normal kembali setelah 3-4 hari namun tidak boleh beraktivitas terlalu berat, tidak boleh menggunakan tampon, tidak boleh menggunakan celana dalam yang ketat dan tidak boleh berhubungan seksual selama 4 minggu setelah operasi.

Penyembuhan sempurna baru bisa dicapai setelah 6 minggu dan pasien dapat aktif kembali secara seksual. Setelah menjalani operasi labioplasty (labiaplasty) vagina akan terlihat dan terasa normal karena luka operasi tersembunyi bersama lipatan kulit yang normal. Sangat sulit membedakannya bahkan dalam jarak dekat sekalipun. Tanpa ada bibir vagina yang menggantung dan menghalangi, sensasi saat berhubungan seksual akan terasa lebih meningkat.

 

Bagaimana Biaya Operasi Labioplasty (Labiaplasty) di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan klinik spesialis yang khusus menangani operasi labiaplasty (labioplasty), vaginoplasty, dan hymenoplasty. Klinik Pandawa juga memiliki dokter ahli dan berpengalaman, memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan operasi labioplasty (labiaplasty). Biaya operasi labioplasty (labiaplasty) di klinik pandawa relatif murah dan terjangkau untuk semua kalangan sosial ekonomi. Klinik pandawa memiliki program cicilan biaya untuk operasi labiaplsty (labioplasty). Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara klik banner di bawah ini.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Operasi Peremajaan dan Mengencangkan Vagina (Vaginoplasty)

Seberapa banyak dan umumkah wanita melakukan operasi perbaikan dan mengencangkan vagina yang biasa disebut vaginoplasty ?. Secara statistik ada trend peningkatan yang cukup signifikan dimana kesadaran wanita untuk melakukan operasi vaginoplasty demi menjaga keharmonisan hubungan dengan pasangannya. Tidak hanya wajah dan kulit yang di perbaiki namun area vagina juga adalah hal yang penting untuk diperbaiki juga. Beberapa alasan utama dan umum bagi wanita yang telah lama menikah dan memiliki anak dengan partus normal untuk menjalani prosedur peremajaan vagina atau mengencangkan vagina adalah untuk kebahagiaan hubungan kedua pasangan. Trend operasi vaginoplasty semakin banyak diminati kaum wanita dengan usia 30-50 tahun pada masa kini. Operasi mengencangkan vagina (vaginoplasty) biasa dilakukan setelah melahirkan normal atau karena pertambahan usia dengan alasan  ingin mendapatkan kembali vagina yang tampak muda dan kencang kembali seperti yang mereka miliki dulu. Seperti prosedur kecantikan lainnya, operasi perbaikan dan mengencangkan vagina (vaginoplasty) dapat mengembalikan kepercayaan diri kembali dan membuat hubungan seksual jadi lebih nyaman.

Apa Itu Operasi Perbaikan Dan Mengencangkan Vagina (Vaginoplasty)?

Operasi perbaikan dan mengencangkan vagina (vaginoplasty) adalah suatu prosedur bedah minimal invasive yang bertujuan untuk mengencangkan, merekonstruksi dan mengembalikan vagina sehingga akan tampak lebih sempit, lebih rapi dan terasa lebih mantap saat berhubungan seksual seperti sedia kala saat masih gadis. Prosedur ini juga dikenal dengan istilah operasi pengencangan vagina, atau rekonstruksi vagina. Vaginoplasty sering dilakukan untuk memperkuat otot vagina yang kendor akibat sering melahirkan. Lamanya operasi vaginoplasty tergantung ada atau tidak penyulit lainnya. Rata-rata dan biasanya operasi vaginoplasty akan memakan waktu selama 2-3 jam. Operasi vaginoplasty biasanya dilakukan oleh dokter ahli dan berpengalaman. Sekalipun ada banyak dokter atau klinik yang melakukan operasi vaginoplasty namun tehnik, skill dan pengalaman operasi vaginoplasty masing-masing dokter dan klinik bisa berbeda. Selain operasi vaginoplasty maka pasien juga juga dapat sekaligus melakukan operasi bedah kelamin lainnya seperti labiaplasty dan perbaikan rekonstruksi selaput dara (hymenoplasty).

Apakah laser vagina cukup efektif ? Bagaimana perbandingan antara operasi vaginoplasty dan laser vagina atau menggunakan cairan pelumas tertentu ?. Operasi vaginoplasty memberikan hasil jauh lebih cepat dan lebih terasa dibandingkan terapi laser atau sinar lainnya pada vagina. Biayanya jauh relatif lebih murah dibandingkan dengan laser vagina. Untuk laser vagina dibutuhkan beberapa kali tindakan sedangkan operasi vaginoplasty cukup satu kali dan hasilnya langsung terasa. Ada sebagian wanita menggunakan cairan pelumas tertentu untuk mengencangkan vaginanya. Hal ini bisa berdampak buruk terhadap kesehatan vagina dan penis pria. Terkadang cairan pelumas tersebut bisa menimbulkan iritasi dan nyeri. Terkadang juga ketika pemakaian cairan oles nya terlalu banyak dan lama menjadi keset sehingga penis sulit menginfiltrasi ke vagina. Belum lagi resiko terinfeksi dan keputihan. Jadi hal yang paling direkomendasikan oleh dokter adalah melakukan operasi vaginoplasty dari pada terapi lainnya dalam memperbaiki dan mengencangkan vagina.

 

Kriteria Wanita Yang Perlu Menjalani Operasi Vaginoplasty?

Pada prinsipnya hampir semua wanita bisa dan boleh melakukan operasi vaginoplasty. Hal ini semata-mata untuk estetika vagina dan keharmonisan hubungan suami istri khususnya. Beberapa kriteria wanita yang biasanya menjalani operasi vaginoplasty antara lain :

  1. Wanita yang telah melahirkan secara normal
  2. Adanya abses vagina
  3. Kelainan kongenital yang mempengaruhi vagina, uretra atau rectum
  4. Prolaps uteri atau saat kandung kemih turun ke vagina
  5. Prolaps vagina
  6. Rektum yang menonjol ke vagina
  7. Trauma pada area kelamin yang mempengaruhi strukturnya
  8. Bagian dari operasi penggantian kelamin

 

Beberapa Kelainan Kongenital Yang Dapat Diatasi Dengan Vaginoplasty

  1. Hiperplasia adrenal kongenital

Biasanya disebabkan oleh tidak adanya hormon kortisol dan aldostron, sehingga mempengaruhi pembentukan kelamin bagian luar.

  1. Atresia vagina

Kondisi ini dimana vagina cacat atau tidak berfungsi

  1. Agenesis vagina

Kelainan bawaan di mana vagina tidak terbentuk dengan sempurna

  1. Gangguan Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser

Kondisi ini menyebabkan vagina dan rahim menjadi tidak terbentuk, meskipun genitalia eksternal normal

  1. Agnesis atau aplsasi Mullerian

Kondisi ini terjadi karena saluran Mullerian gagal terbentuk dengan baik

 

Bagaimana Prosedur Dan Persiapan Operasi Vaginoplasty ?

  • Prosedur vaginoplasty dilakukan dengan cara membuat sayatan pada bagian membran vagina, lalu kedua sisinya ditarik dan dijahit secara bersama-sama sehingga akan merapatkan kembali bentuk vagina.
  • Pengangkatan jaringan atau pencangkokan jaringan dari bagian tubuh yang lain.
  • Membuang jaringan yang berlebih dan merapatkan jaringan penyokong dan otot dinding vagina, perineum, serta dasar panggul.
  • Melakukan screening laboratorium untuk memastikan vagina bersih dan sehat terbebas dari kuman-kuman penyakit menular seksual.
  • Cukup dilakukan bius lokal
  • Lama penyembuhan satu minggu
  • Setelah tiga minggu baru bisa berhubungan seksual
  • Lama operasi vaginoplasty sekitar 2-3 jam tergantung berat ringannya kasus
  • Tehnik operasi adalah tindakan minimal invasive, minimal perdarahan dan minimal nyeri

 

Manfaat Operasi Vaginoplasty

Setiap wanita menginginkan manfaat yang maksimal pasca operasi vaginoplasty. Rata-rata pasien dengan operasi vaginoplasty 100 % menyatakan puas atas hasil operasi vaginoplasty. Beberapa manfaat vaginoplasty yang bisa kita uraikan antara lain :

  1. Ada perbedaan yang nyata pada wanita pasca melahirkan dengan melakukan vaginoplasty dan wanita pasca melahirkan tanpa vaginoplasty terutama dalam hubungan seksual dan bentuk vagina.
  2. Gagal melakukan latihan senam kegel secara rutin.
  3. Otot vagina akan lebih kencang, menguat dan dapat dikontrol,
  4. Dapat meningkatkan sensasi saat berhubungan seksual.
  5. Adanya peningkatan respon seksual, gesekan yang lebih baik, dan orgasme yang lebih kuat.
  6. Memperindah penampilan fisik vagina, merasa lebih percaya diri.
  7. Vagina akan kembali seperti sebelum hamil.

 

Bagaimana Operasi Vaginoplasty di Klinik Pandawa?

Prosedur dan persiapan tindakan operasi vaginoplasty cukup sederhana. Pasien tidak perlu rawat inap. Pasca operasi bisa beraktifitas biasa dan tidak nyeri atau nyeri minimal. Tidak ada komplikasi yang serius pasca operasi vaginoplasty. Sebelum melakukan tindakan maka dokter akan memeriksa kondisi vagina dan merekomendasikan pemeriksaan laboratorium sederhana untuk memastikan bahwa vagina bersih dan sehat terbebas dari kuman-kuman penyakit menular seksual, pasien tidak mengidap penyakit hemofilia dan faktor pembekuan darahnya normal.

Klinik pandawa merupakan klinik spesialis kelamin yang khusus dan berpengalaman menangani berbagai penyakit kelamin dan ginekologi termasuk kasus vaginoplasty, labioplasty dan hymenoplasty. Klinik Pandawa juga memiliki dokter ahli dan berpengalaman, memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap.

Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan operasi mengencangkan vagina (vaginoplasty) dengan biaya yang relatif murah dan terjangkau untuk semua kalangan sosial ekonomi. Klinik pandawa memiliki program cicilan biaya untuk operasi vaginoplasty atau lainnya. Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi No.hp/WA 081386357864. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Biaya Murah dan Terjangkau Operasi Perbaikan Selaput Dara (Hymenoplasty)

Sebagian orang terutama wanita yang hidup di budaya timur, robeknya selaput dara sebelum menikah adalah suatu hal yang dianggap memalukan atau dianggap sudah tidak perawan lagi. Biasanya wanita yang melakukan operasi perbaikan selaput dara (Hymenoplasty) beralasan karena ingin mengembalikan selaput daranya supaya utuh kembali sehingga pada saat berhubungan seksual bisa robek dan mengeluarkan darah kembali. Karena banyak orang yang memandang terutama dalam budaya timur bahwa arti keperawanan adalah masih utuhnya selaput dara atau berdarah saat berhubungan seksual pertama. Alasan lain wanita melakukan operasi perbaikan selaput dara (hymenoplasty) adalah faktor pekerjaan dan mengembalikan rasa percaya diri. Apakah selaput dara itu ? Bagaimana prosedur dan persiapan hymenoplasty ? Berapa biayanya ?

 

Apa Itu Selaput Dara (Hymen)?

Selaput dara atau hymen adalah selaput tipis yang menutupi lubang vagina. Bentuk selaput dara setiap wanita bisa saja berbeda-beda, namun yang paling umum adalah selaput dara dengan bentuk seperti bulan sabit. Pada saat wanita mencapai usia pubertas selaput dara mulai menebal dan warnanya menjadi merah muda serta elastis. Ada banyak wanita yang melaporkan adanya pendarahan ketika mereka pertama kali melakukan hubungan seksual.

 

Apa Itu Operasi Selaput Dara (Hymenoplasty)?

Operasi selaput dara (hymenoplasty) adalah prosedur pembedahan minimal invasive dan minimal perdarahan tanpa komplikasi yang bertujuan untuk memperbaiki selaput dara yang telah robek dengan menjahitnya kembali atau menjadi perawan lagi menggunakan benang khusus dan halus sehingga akan tampak ukuran lobang selaput dara lebih kecil dengan tepi yang rata. Prosedur ini seringkali dikategorikan sebagai prosedur bedah plastik karena biasanya dilakukan untuk alasan non-medis. Oleh karena itu, tidak semua rumah sakit dan klinik menyediakan prosedur ini, pasien perlu mendatangi klinik-klinik swasta yang khusus dan mampu untuk menjalani prosedur hymenoplasty.

 

Beberapa Faktor Yang Bisa Menyebabkan Robeknya Selaput Dara

Ada banyak faktor yang bisa merobek selaput dara selain hubungan seksual. Oleh karena itu perlu dijaga dan perlu kehati-hatian bagi seorang wanita agar selaput dara nya jangan robek. Beberapa faktor yang menyebabkan robeknya selaput dara wanita antara lain :

  1. Karena penetrasi seksual
  2. Akibat cedera
  3. Olahraga berat
  4. Latihan fisik
  5. Masturbasi
  6. Penggunaan tampon
  7. Adanya penyakit tertentu

Ada beberapa wanita dengan selaput dara yang lebih elastis, bahkan selaput dara tidak bisa robek saat penetrasi seksual. Dengan demikian, selaput dara robek dan tidak adanya darah saat penetrasi seksual pertama kali, tidak selalu berarti bahwa seorang wanita sudah tidak perawan lagi.

 

Alasan Wanita Ingin Melakukan Operasi Selaput Dara (Hymenoplasty)

Beberapa alasan umum para wanita menjalani operasi selaput dara (hymenoplasty) antara lain :

  1. Untuk mendapatkan tanda keperawanan sebelum menikah, karena keperawanan merupakan hal penting menurut budaya tertentu
  2. Untuk mengembalikan keperawanan bagi gadis yang pernah mengalami trauma akibat kekerasan seksual misalnya korban perkosaan
  3. Untuk memperbaiki selaput darah yang robek karena cedera
  4. Untuk meningkatkan rasa percaya diri
  5. Faktor tuntutan kerja dari instansi atau perusahaan.
  6. Medical chek up untuk suatu pekerjaan
  7. Untuk menyenangkan pasangan

 

Bagaimana Prosedur Operasi Selaput Dara (Hymenoplasty) di Klinik Pandawa?

Prosedur dan persiapan untuk melakukan operasi perbaikan selaput dara (hymenoplasty) tidaklah rumit dan kompleks. Hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh pasien yang mau hymenoplasty antara lain :

  • Persiapan mental
  • Kesehatan fisik secara umum baik
  • Kesehatan dan kebersihan kelamin baik
  • Tidak terkontaminasi kuman-kuman penyakit menular seksual
  • Tidak ada penyakit yang serius seperti hemofilia atau lainnya

Dari sisi klinik dan dokter persiapan dan prosedur yang akan dilakukan untuk tindakan hymenoplasty antara lain :

  • Dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik terhadap pasien
  • Dokter akan melakukan pemeriksaan kolposkopi jika diperlukan
  • Dokter akan melakukan screening pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa vagina pasien sehat dan bersih serta terbebas dari kuman-kuman penyakit menular seksual
  • Klinik menyediakan ruangan dan bed khusus untuk melakukan hymenoplasty
  • Seperangkat alat bedah steril
  • Menyediakan benang halus khusus untuk hymenoplasty agar hasil maksimal tanpa bekas.
  • Pemberian obat anestesi lokal bisa dalam bentuk cream atau injeksi
  • Klinik menyiapkan inform consent untuk pasien
  • Lama operasi hymenoplasty tergantung kerusakan selaput dara dan ketrampilan dokter.

Klinik pandawa memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam menangani operasi hymenoplasty, vaginoplasty dan labioplasty. Klinik pandawa merupakan klinik spesialis yang khusus menangani operasi perbaikan selaput dara (hymenoplasty), operasi perbaikan dan pengencangan vagina (vaginoplasty) dan operasi perbaikan bibir vagina (labioplasty). Tehnik operasi menggunakan tehnik minimal invasive, minimal perdarahan, minimal nyeri dan tanpa komplikasi. Klinik Pandawa juga memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan operasi perbaikan selaput dara (hymenoplasty), operasi perbaikan dan pengencangan vagina (vaginoplasty) dan operasi perbaikan bibir vagina (labioplasty). Biaya yang di tetapkan di klinik pandawa cukup standar dan terjangkau untuk semua kalangan sosial ekonomi. Hal ini dilakukan sebagai wujud serta empati, rasa sosial dan rasa menolong sesama yang sedang mencari kebahagian atau sesuatu yang berharga buat masa depan pasien. Dengan tindakan profesional dan biaya yang terjangkau maka ada banyak pasien yang datang berobat dan operasi hymenoplasty, vaginoplasty dan labioplasty. Rata-rata semua pasien menyatakan puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi No.hp/WA 081386357864. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Penyakit Gonore (Kencing Nanah), Penyebab, Gejala dan Bahayanya

Ketika kita berhubungan seksual akan ada resiko terkena penyakit menular seksual yang akan kita hadapi, semakin kita berhubungan seksual bebas dan ganti pasangan serta tanpa pengaman maka semakin kita beresiko terkena penyakit menular seksual. Apa saja penyakit menular seksual itu ?. Paling tidak ada beberapa kuman penyebab penyakit menular seksual antara lain virus HIV, sifilis, herpes kelamin (HSV), kutil kelamin (HPV), chlamydia, candida, trhicomonas, dan gonore. Salah satu penyakit menular seksual yang paling banyak adalah penyakit gonore (penyakit kencing nanah). Apakah penyakit gonore (penyakit kencing nanah) bisa disembuhkan ? Bagaimana penanganan dan pengobatan yang efektif dan tepat bila terkena penyakit gonore (penyakit kencing nanah) ?.

 

Apa Itu Penyakit Gonore (Kencing Nanah)?

Penyakit gonore atau penyakit kencing nanah adalah salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang paling sering ditularkan melalui hubungan seksual dengan orang yang sudah terinfeksi kuman gonore. Penyakit gonore (penyakit kencing nanah) dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh terutama kulit dan persendian. Penyakit gonore (penyakit kencing nanah) bisa menginfeksi uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan dan konjungtiva. Pada wanita bisa menjalar ke saluran reproduksi dan saluran kemih sehingga timbul sakit pinggang, kencing sakit dan berdarah dan gangguan reproduksi. Infeksi penyakit gonore (penyakit kencing nanah) paling sering terjadi pada orang yang suka bergonta-ganti pasangan.

 

Apa Saja Gejala Penyakit Gonore (Kencing Nanah)?

Gejala penyakit gonore (penyakit kencing nanah)  biasanya muncul dalam waktu 2-5 hari setelah terinfeksi, namun penyakit ini juga dapat berkembang hingga 30 hari. Beberapa gejala orang yang terkena penyakit gonore (penyakit kencing nanah) yang menonjol antara lain :

  1. Gejala penyakit gonore (penyakit kencing nanah) pada wanita antara lain :
  • Keluar keputihan berwarna kekuningan atau kehijauan
  • Nyeri pada perut atau panggul bawah
  • Rasa seperti terbakar saat buang air kecil
  • Bila terkena Mata terasa gatal dan merah
  • Pendarahan di luar periode menstruasi
  • Keluar plek darah setelah berhubungan seksual
  • Pembengkakan di vulva (vulvitis) dan vaginitis
  • Rasa seperti terbakar di tenggorokan biasanya disebabkan karena oral seks
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  1. Gejala penyakit gonore (kencing nanah) pada pria:
  • Penis mengeluarkan cairan seperti nanah berwarna keputihan, kehijauan atau kekuningan
  • Rasa seperti terbakar saat buang air kecil
  • Rasa terbakar di tenggorokan biasanya karena oral seks
  • Testis terasa nyeri atau bengkak bila komplikasi ke testis
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Gejala biasa muncul 2-5 hari setelah terinfeksi

 

Apa Saja Faktor Yang Bisa Meningkatkan Resiko Terkena Penyakit Gonore (Penyakit Kencing Nanah)?

  • Aktif secara seksual
  • Suka bergonta-ganti pasangan
  • Tidak memakai kondom saat berhubungan seksual
  • Pernah didiagnosis penyakit gonore (kencing nanah) sebelumnya
  • Memiliki penyakit infeksi menular seksual lainnya

 

Komplikasi Penyakit Gonore (Kencing Nanah) Apabila Tidak Segera Diobati

  1. Pada wanita
  • Dapat menyebabkan penyakit radang panggul
  • Dapat merusak tuba fallopi
  • Dapat menyebabkan infertilitas
  • Meningkatkan resiko kehamilan ektopik (hamil diluar kandungan)
  • Rentan terkena HIV
  • Pada wanita hamil dapat menyebabkan bayi lahir prematur, kebutaan dan berbagai infeksi pada bayi
  1. Pada laki-laki
  • Dapat menyebabkan penyakit epididymis
  • Rasa sakit testis (orchitis)
  • Dapat menyebabkan infertilitas
  • Jika tidak diobati bisa menimbulkan masalah pada prostat (prostatitis) dan luka pada uretra
  • Susah buang air kecil
  • Rentan terkena HIV
  • Bisa timbul impoten / gangguan ereksi
  • Bisa gangguan ejakulasi / ejakulasi dini

 

Bagaimana Mencegah Penyakit Gonore (Penyakit Kencing Nanah)?

  1. Setia pada satu pasangan
  2. Gunakan kondom setiap berhubungan seksual
  3. Jangan bergonta-ganti pasangan seksual
  4. Hindari hubungan seksual apabila sedang dalam pengobatan penyakit gonore (penyakit kencing nanah)
  5. Jangan berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi penyakit gonore (penyakit kencing nanah)
  6. Melakukan vaksin HPV sebelum berusia 26 tahun
  7. Bila merasa terinfeksi, hindari kontak seksual dan segera periksa ke dokter

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Gonore (Penyakit Kencing Nanah) di Klinik Pandawa Yang Efektif Dan Tepat ?

Klinik pandawa merupakan klinik yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin salah satunya penyakit menular seksual yakni penyakit gonore (penyakit kencing nanah). Klinik Pandawa juga memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan kasus penyakit Gonore (penyakit kencing nanah) atau lainnya. Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi No.hp/WA 081386357864. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Penyebab dan Gejala Penyakit Sifilis (Raja Singa)

Apa Itu Penyakit Sifilis (Raja Singa)?

Penyakit Sifilis atau raja singa adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit sifilis (raja singa) termasuk infeksi menular seksual yang bisa ditularkan melalui hubungan seksual bisa seks vagina, anal, maupun seks oral dengan orang yang sudah terinfeksi. Selain melalui hubungan seksual, penyakit sifilis (raja singa) juga bisa menular melalui aliran darah misalnya berbagi jarum suntik pada pengguna narkoba, pembuatan tato dan tindik telinga.

Penularan penyakit sifilis (raja singa) juga bisa terjadi dari wanita hamil kepada bayi yang dikandungnya dan bisa menyebabkan kematian pada bayi. Kondisi ini dikenal sebagai sifilis kongenital.

 

Gejala Infeksi Sifilis (Raja Singa)

  1. Sifilis Primer

Penderita sifilis primer mengalami gejala timbulnya luka disekitar alat kelamin atau di sekitar mulut. Luka seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan rasa sakit dan luka ini bertahan selama 1-2 bulan dan luka  akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.

  1. Sifilis Sekunder

Penderita sifilis sekunder akan mengalami ruam merah berukuran kecil dan biasanya muncul pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang muncul adalah demam, nafsu makan berkurang, radang tenggorokan dan kutil kelamin. Fase ini bisa bertahan selama 1-3 bulan.

  1. Sifilis Laten

Setelah fase sifilis sekunder, penyakit sifilis seakan-akan menghilang dan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Masa laten ini bisa bertahan sekitar dua tahun sebelum lanjut ke masa yang paling berbahaya yaitu infeksi sifilis tersier.

  1. Sifilis Tersier

Jika infeksi sifilis tidak terobati akan berkembang ke tahapan akhir, yaitu fase sifilis tersier. Pada tahap ini, infeksi pada fase ini bisa memberi efek yang serius pada tubuh seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, gangguan pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak segera ditangani. Penyakit sifilis (raja singa) paling mudah menular pada fase sifilis primer dan sifilis sekunder.

  1. Sifilis Kongenital

Perempuan yang sedang hamil dan menderita penyakit sifilis (raja singa) bisa menularkan infeksi pada janinnya. Risiko ini bisa dikurangi apabila perempuan tersebut diobati sebelum kehamilan mencapai empat bulan. Jika tidak diobati, jika tidak diobati bisa terjadi komplikasi seperti:

  • Bayi lahir dengan penyakit sifilis
  • Bayi lahir prematur
  • Keguguran
  • Kelahiran mati atau bayi mati dalam kandungan
  • Kematian bayi tidak lama setelah dilahirkan

Bayi yang lahir dengan penyakit sifilis kongenital dalam keadaan hidup biasanya tidak memiliki gejala apa pun. Tapi mungkin muncul ruam pada telapak tangan dan kaki. Gejala yang mungkin berkembang pada anak yang lahir dengan penyakit sifilis adalah:

  • Masalah pendengaran
  • Batang hidup yang rata
  • Deformasi gigi
  • Tuli
  • Pertumbuhan tulang yang tidak normal

 

Bagaimana Pencegahan Penyakit Sifilis (raja Singa)?

  • Setia dengan pasangan
  • Penggunaan kondom untuk mengurangi risiko penularan sifilis terutama di kalangan pekerja seksual
  • Gunakan dental dam (selemabr kain dari lateks) ketika melakukan seks oral sebagai penghalang antara mulut dan organ intim
  • Jangan melakukan hubungan seksual secara oral, vagina, maupun anal hingga pengobatan sifilis selesai dilakukan
  • Jangan pernah berbagi jarum suntik dengan orang lain seperti pada pengguna narkoba, tindik dan tato
  • Pada wanita hamil yang mempunyai riwayat penyakit sifilis disarankan untuk melakukan tes darah diusia kehamilan 3-5 bulan dan akan di ulang apabila hasilnya positif

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Sifilis (Raja Singa) di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan klinik yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin. Klinik Pandawa juga memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan kasus penyakit Sifilis (Raja Singa). Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi No.hp/WA 081386357864. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Alamat
Jln Pangeran Jayakarta No.55, Gedung Baja Lt GF2 Tower B, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730

Telp/WA: 0821-1141-0672
Hotline : 021-62313337
Disclaimer : “Hasil pengobatan bisa tidak persis sama pada setiap orang karena tergantung situasi dan kondisi masing-masing orang serta berat dan ringannya penyakit”

   Konsultasi Online Gratis