Penyakit Klamidia (Chlamydia), Kenali Ciri-ciri dan Bahayanya

Home / Artikel / Penyakit Klamidia (Chlamydia), Kenali Ciri-ciri dan Bahayanya
Penyakit Klamidia (Chlamydia), Kenali Ciri-ciri dan Bahayanya

Penyakit Klamidia (Chlamydia), Kenali Ciri-ciri dan Bahayanya

Apa Itu Penyakit Klamidia?

Penyakit Klamidia (Chlamydia) adalah infeksi menular seksual (IMS) umum yang disebabkan oleh bakteri. Orang yang mengalami klamidia seringkali tidak memiliki gejala luar pada tahap awal. Itu mungkin membuat anda berpikir untuk tidak perlu khawatir. Namun, klamidia dapat menyebabkan masalah kesehatan di kemudian hari, termasuk wanita hamil yang akan membahayakan kehamilan.

 

Apa yang menyebabkan terjadinya Penyakit Chlamydia?

Penyebab terjadinya Penyakit Chlamydia adalah sebagai berikut :

  • Hubungan seksual tanpa menggunakan kondom
  • Seks oral adalah penyebab utama terjadinya penyebaran infeksi klamidia
  • Menyentuh alat kelamin bersama-sama dapat menularkan bakteri.
  • Bayi yang baru lahir dari ibu yang terinfeksi oleh penyakit chlamydia selama proses kelahiran.

 

Apa faktor risiko terjadinya Penyakit Chlamydia?

Pria dan wanita bisa mendapatkan infeksi chlamydia, tetapi wanita lebih sering didiagnosis. Secara statistik, anda lebih memungkinkan untuk mendapatkan IMS jika berhubungan seks dengan lebih dari satu orang. Tingkat infeksi tertinggi adalah wanita yang lebih muda, sebagian karena sel leher rahim yang belum matang mereka lebih rentan terhadap infeksi, namun usia yang lebih tua juga tidak menutup kemungkinan untuk tertular chlamydia.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan bahwa semua wanita yang aktif secara seksual berusia 25 tahun dan lebih muda disarankan untuk melakukan pemeriksaan klamidia setiap tahun, serta wanita yang lebih tua dengan faktor risiko seperti banyak pasangan baru. Faktor risiko lain termasuk pernah mengalami IMS di masa lalu atau saat ini mengalami infeksi, karena itu dapat menurunkan daya tahan tubuh anda terhadap penyakit. Tindakan kekerasan seksual juga dapat menjadi risiko terjadinya klamidia dan IMS lainnya. Ketika anda dipaksa melakukan aktivitas seksual apa pun, termasuk seks oral seks, anda harus diuji sesegera mungkin.

 

Apa Saja Gejala umum yang terjadi pada Penyakit Chlamydia?

Banyak orang tidak memperhatikan gejala Penyakit Klamidia (Chlamydia). Kebanyakan orang tidak memiliki gejala sama sekali. Jika gejala muncul, biasanya gejala akan timbul satu hingga tiga minggu setelah terinfeksi. Beberapa gejala yang paling umum termasuk :

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Keluarnya cairan dari penis atau vagina berwarna kuning atau hijau
  • nyeri di perut bagian bawah
  • rasa sakit di testis
  • hubungan seksual yang menyakitkan pada wanita (dyspareunia)

Pada beberapa wanita, infeksi dapat menyebar ke tuba fallopii, dan dapat menyebabkan kondisi yang disebut penyakit radang panggul (PID). PID adalah keadaan darurat medis atau radang pada panggul. Gejala-gejala PID adalah:

  • demam
  • nyeri panggul yang parah
  • mual
  • perdarahan pada vagina atau kemaluan yang tidak normal
  • sering keluar cairan
  • rasa sakit saat melakukan hubungan seks
  • Seks oral dengan orang yang terinfeksi chlamydia juga akan menyebabkan sakit tenggorokan, batuk, atau demam.

Gejala Penyakit Klamidia (Chlamydia) pada pria dan wanita bisa berbeda, jadi disarankan untuk berbicara dengan dokter Anda jika Anda mengalami salah satu gejala di atas.

 

Apakah bahaya atau komplikasi Penyakit Klamidia (Chlamydia) apabila tidak segera diobati ?

Apabila anda telah menduga bahwa anda sedang mengidap Penyakit Klamidia (Chlamydia)  sebaiknya segera menghubungi dokter untuk membereskan dan menghilangkan infeksi tanpa masalah yang yang berkepanjangan. Namun, Anda mungkin akan mengalami masalah medis yang serius jika menunggu terlalu lama untuk mengobatinya.

Komplikasi yang akan terjadi pada wanita apabila Penyakit Chlamydia tidak segera diobati yaitu Radang panggul (PID) atau infeksi yang dapat merusak rahim, leher rahim, dan ovarium. Terjadinya infertilitas atau kemandulan pada wanita apabila klamidia tidak dirawat maka tuba fallopi akan menjadi luka dan tidak memungkinkan untuk terjadinya kehamilan. Wanita hamil dengan infeksi juga dapat menularkan bakteri ke bayi mereka selama kelahiran dan menyebabkan infeksi mata atau radang paru-paru pada bayi baru lahir.

Laki-laki juga dapat mengalami komplikasi ketikaPenyakit Klamidia (Chlamydia) dibiarkan dan tidak diobati. Seperti Epididimi atau tabung yang menyimpan sperma menjadi radang hingga menimbulkan rasa sakit. Ini dikenal sebagai epididimitis. Infeksi juga bisa menyebar ke kelenjar prostat dan  menyebabkan demam, hubungan seksual yang menyakitkan, serta ketidaknyamanan di punggung bagian bawah. Komplikasi lain yang mungkin terjadi adalah uretritis klamidia pria. Ini hanya beberapa komplikasi umum dari klamidia yang tidak diobati, itulah sebabnya mengapa penting untuk segera mendapatkan perhatian medis. Kebanyakan orang yang mendapatkan perawatan dengan cepat tidak meiliki masalah medis jangka panjang.

Apakah pengobatan atau prosedur yang dilakukan terhadap Penyakit Klamidia (Chlamydia)?

Ketika anda menemui dokter dengan keluhan Penyakit Klamidia (Chlamydia), maka anda akan ditanya tentang gejala yang dirasakan. Jika anda tidak memilikinya, dokter anda mungkin bertanya mengapa Anda berpikir mungkin mengalami infeksi. Tes diagnostik paling efektif untuk chlamydia adalah melakukan pemeriksaan pada vagina pada wanita dan menguji urin pada pria. Jika kemungkinan infeksi ada pada anus atau tenggorokan maka area ini mungkin juga akan diperiksa.

Perihal pengobatan Penyakit Chlamydia ini membutuhkan penanganan dan pengobatan yang tepat dari tenaga kesehatan yang profesional serta terlatih pada bidangnya. Pengobatan penyakit balanitis secara medis tidak dapat dilakukan sendiri tanpa pengawasan dokter, oleh karena itu dibutuhkan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut terhadap penyakit agar didapatkan hasil yang akurat dan penanganan yang tepat.

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Klamidia (Chlamydia) di Klinik Pandawa

Kami klinik pandawa yang berada dijakarta pusat memiliki banyak pasien dengan Penyakit Klamidia (Chlamydia) disertai berbagai komplikasi dan penyebab. Klinik Pandawa juga memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam menangani penyakit Chlamydia ataupun penyakit kelamin lainnya. Banyak pasien yang telah berhasil disembuhkan dan menyatakan puas dengan pelayanan medis yang kami berikan.

Perlu anda ketahui beberapa keunggulan klinik pandawa dibandingkan klinik lainnya yang setara antara lain :

  • Memiliki dokter ahli dan berpengalaman
  • Memiliki ruangan full AC
  • Parkir luas dan gratis
  • Memiliki laboratorium dan apotik
  • Biaya relatif murah dan terjangkau
  • Memiliki alat medis modern termasuk alat laser, USG, Rontgen.

Apabila anda membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut, silahkan anda bisa berkonsultasi online gratis dengan dokter kami dengan cara klik tombol Whatsapp / SMS / Telp pada web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis anda akan terjamin.

 

Baca Juga : Operasi Bibir Vagina (Labiaplasty)

Baca Juga : Trikomoniasis, Penyebab Rasa Gatal, Terbakar dan Kemerahan pada Vagina


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

   Konsultasi Online Gratis