Penyakit Herpes Genital Bisa Menyebabkan Gangguan Fungsi Seksual

Angka kejadian penyakit hepers genital (herpes simpleks) setiap tahun selalu meningkat. Penyakit herpes genital (herpes kelamin) ini lebih banyak menyerang wanita daripada laki-laki. Hal ini dikarenakan banyak orang yang terkontaminasi virus herpes simpleks (HSV tipe 1 dan 2) tidak menyadari dimana belum tampak gejala klinis yang signifikan. Disamping itu angka kejadian penyakit herpes genital ini meningkat dikarenakan faktor hubungan seksual yang bebas dan gontaa-ganti pasangan tanpa pengaman. Apakah penyakit herpes genital (herpes kelamin) ini berbahaya ? Apa saja bahayanya ? Bagaimana penularannya ? Bagaimana mencegah dan mengobatinya ? Apakah bisa disembuhkan ?

 

Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit Herpes Genital (Herpes Simpleks) ?

Herpes genital atau herpes kelamin atau herpes simpleks adalah salah satu penyakit menular seksual dan salah satu penyakit infeksi virus yang menyerang kelamin , mulut dan anus yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1 dan 2. Virus herpes genital (herpes kelamin) ini paling banyak ditularkan melalui hubungan seksual. Virus Herpes genital (herpes simpleks) ini dapat terjadi pada wanita dan laki-laki. Namun, wanita lebih berisiko terkena virus herpes genital ini dibandingkan laki-laki. Pada umumnya penularan terjadi pada wanita dan laik-laki yang aktif berhubungan seksual.

Ibu hamil yang terkena herpes genital (herpes simpleks) juga dapat menularkan penyakit herpes pada bayinya saat melahirkan normal. Bahkan bisa menimbulkan keguguran dan kelahiran bayi cacat.

Virus herpes simpleks (HSV 1 dan 2) dapat menular dan masuk ke dalam tubuh melalui membran mukosa, seperti mulut, kulit, dan kelamin. Virus herpes genital ini sering menetap di tubuh manusia untuk jangka waktu yang lama tanpa menimbulkan keluhan. Orang yang terkena herpes genital (herpes kelamin) beresiko kambuh lagi empat hingga lima kali pada dua tahun pertama sejak terinfeksi. Oleh karena itu perlu pengobatan yang intensif dan pencegahan dengan pakai pengaman agar tidak menularkan pasangannya.

 

Apa Saja Gejala Herpes Genital (HerpesKelamin) ?

Beberapa gejala dari herpes genital (herpes kelamin) yang sering timbul adalah:

  • Nyeri atau gatal di alat kelamin atau bokong.
  • Timbul benjolan merah kecil atau lenting putih kecil.
  • Adanya luka yang terbentuk setelah lenting pecah.
  • Setelah luka sembuh akan terbentuk koreng.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil.
  • Timbul gejala seperti flu, sakit kepala, nyeri otot, dan disertai demam.
  • Adanya pembengkakan kelenjar getah beningdi lipatan paha.

 

Apa Saja Faktor Resiko Orang Terkena Penyakit Herpes Genital (Herpes Kelamin) ?

Sebagian orang tidak mengetahui dan menyadari bahwa ia beresiko terkena penyakit herpes genital (herpes kelamin). Faktor-faktor resiko orang yang berisiko terkena herpes genital antara lain :

  1. Jenis kelamin

Wanita lebih mudah terinfeksi herpes genital dibanding dengan laki-laki. Hal ini mungkin  disebabkan daya tahan tubuhnya lemah dan menjadi korban. Disamping itu wanita lebih mudah mengalami stressor.

  1. Bergonta-ganti pasangan

Resiko akan meningkat ketika bergonta-ganti pasangan. Setialah hanya pada satu pasangan dan melakukan pemeriksaan secara teratur.

  1. Daya tahan tubuh yang lemah

Lemahnya daya tahan tubuh bisa membuat seseorang rentan terkena infeksi virus herpes simpleks (herpes genital).

 

Apa Saja Faktor Pencetus Kambuhnya Penyakit Herpes Genital ?

Banyak pasien yang mengeluh kenapa penyakit herpes genitalnya masih sering kambuh. Apakah penyakit herpes genital (herpes kelamin) ini bisa disembuhkan ?. Perlu diketahui bahwa beberapa faktor pencetus kambuhnya penyakit herpes genital (herpes kelamin) antara lain :

  • Mudah stress dan berkepanjangan.
  • Menderita penyakit lain yang erat kaitan dengan imun tubuh.
  • Menjalani pembedahan tertentu dan memerlukan transfusi darah.
  • Diet ketat dan defisiensi atau malnutrisi
  • Berhubungan seksual yang terlalu melelahkan dan sering.
  • Masih berhubungan seksual bebas gonta ganti pasangan tanpa pengaman.

 

Apa Saja Bahaya Dan Komplikasi Penyakit Herpes Genital (Herpes Kelamin) ?

Banyak orang tidak mengetahui akan bahaya dan komplikasi penyakit herpes genital (herpes simpleks) ini. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan dan edukasi dokter ke pasien dan sebaliknya. Penyakit herpes genital (penyakit herpes kelamin) ini merupakan penyakit silent killer juga perlahan namun pasti akan menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Cepat atau lambat penderita penyakit herpes genital (herpes kelamin) ini akan menimbulkan dampak atau komplikasi yang berbahaya. Bahaya dan komplikasi dari penyakit herpes genital (penyakit herpes kelamin) jika tidak di obati  dengan cepat dan benar antara lain :

  • Sebagian orang akan mengalami penurunan atau kelemahan ereksi
  • Sebagian orang akan mengalami gangguan ejakulasi atau ejakulasi dini
  • Sebagian akan mengalami ejakulasi tidak terkontrol
  • Bisa menimbulkan infertilitas
  • Adanya rasa sensasi nyeri dan panas berkepanjangan hilang timbul.
  • Gairah seksual menurun
  • Terkena infeksi saluran kemih
  • Wanita hamil bisa keguguran, kelahiran bayi cacat.

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Herpes Genital (Herpes Simpleks) di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan klinik spesialis penyakit kulit dan kelamin. Klinik Pandawa memiliki dokter ahli dan berpengalaman, memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa banyak menangani pasien dengan kasus penyakit herpes genital (herpes kelamin) dan penyakit kelamin lainnya seperti penyakit sifilis (penyakit raja singa), penyakit gonore (penyakit kencing nanah), penyakit kutil kelamin (penyakit condiloma acuminata), dan lain-lain. Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Selama pengobatan tidak pernah ada masalah. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi No.hp/WA 081386357864. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.

Penyakit Balanitis Bisa Beresiko Terkena Kanker Penis

Tidak sedikit laki-laki mengalami kanker penis dalam sepuluh tahun terakhir ini. Mengapa bisa terjadi kanker penis?. Kepastian penyebab dan faktor resiko terjadinya penyakit kanker penis salah satunya adalah penyakit balanitis. Apa itu penyakit balanitis ? Apa penyebab penyakit balanitis ? Bagaimana penularan penyakit balanitis ? Apakah bisa disembuhkan penyakit balanitis ? Apa saja bahaya dan komplikasi penyakit balanitis ?

 

Apa Itu Penyakit Balanitis ?

Penyakit balanitis adalah peradangan pada batang dan ujung penis dan atau kelenjar testis (buah zakar) yang menyebabkan kulit preputium melekat kepada kepala penis. Penyakit balanitis ini terjadi pada laki-laki yang disunat ataupun yang tidak disunat. Penyakit balanitis lebih banyak terjadi pada laki-laki yang tidak disunat walaupun sebuah penelitian oleh R.S. Van Howe pada tahun 1997 mendapati bahawa “anak-anak yang bersunat lebih cenderung terkena penyakit balanitis. Kebanyakan penelitian mengenai penyakit balanitis banyak terjadi jika tidak mencuci penisnya baik setelah kencing atau sebelum kencing.

Penelitian Birley et al. pada tahun 1993 mendapati bahawa mencuci secara berlebihan dengan menggunakan sabun merupakan faktor utama yang menyebabkan terjadinya penyakit balanitis. Dalam pemeriksaan lebih daripada 100 pasien dengan penyakit balanitis pada tahun 1989, Escala dan Rickwood mendapati: “Risiko untuk seorang anak-anak yang tidak sunat tidak melebihi 4%. Tidak terdapat bukti bahawa penyakit balanitis mengakibatkan fimosis.

Penyakit balanitis biasanya sering terjadi pada anak di bawah usia 4 tahun dan pada laki-laki dewasa yang tidak disunat. Sekitar satu dari 25-30 orang yang tidak disunat mengalami balanitis. Anda dapat mencegah resiko terkena balanitis dengan mengurangi faktor resiko dan menjaga kebersihan alat kelamin dengan baik.

 

Apa Saja Penyebab Penyakit Balanitis ?    

Penyakit balanitis adalah penyakit infeksi yang menyebabkan peradangan dan rasa nyeri pada ujung penis (glans penis) yang disebabkan oleh berbagai hal. Infeksi yang terjadi akibat balanitis seringkali juga menyebabkan peradangan pada kulit yang menutupi penis pada penis yang tidak disunat (preputium). Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya balanitis antara lain adalah karena infeksi jamur, infeksi bakteri, penyakit menular seksual, iritasi kulit, dan kelainan kulit lainnya.

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang terkena balanitis, antara lain:

  • Tidak menjaga kebersihan alat kelamin.

Seseorang yang belum disunat dan tidak menjaga kebersihan alat kelaminnya akan mengeluarkan cairan kotor (smegma), cairan itu yang dapat menimbulkan iritasi pada alat kelamin. Faktor ini merupakan penyebab utama terjadinya balanitis karena kurang terjaganya kebersihan dan kondisi yang lembab membuat jamur dan bakteri dapat bersarang di dalamnya.

  • Infeksi menular seksual. 

Infeksi menular seksual dapat menyebabkan terkena penyakit balanitis, terutama jika seseorang menderita peradangan pada saluran kemih (uretra). Gejala yang muncul pada penyakit balanitis akibat infeksi menular seksual biasanya menimbulkan rasa nyeri saat kencing dan keluar cairan dari uretra. Penyakit menular seksual yang bisa ditularkan adalah herpes genital, klamidia dan gonore.

  • Infeksi jamur jenis Candida.

Jamur Candida normalnya hidup dibawah permukaan kulit tapi dalam kondisi tertentu dapat menimbulkan penyakit infeksi. Jamur Candida merupakan jamur yang bisa menyebabkan infeksi vagina dan keputihan pada wanita.

Beberapa kasus penyakit juga dapat menimbulkan penyakit balanitis pada anak-anak maupun laki-laki dewasa misalnya penderita dengan alergi, diabetes dan fimosis. Pada penderita diabetes biasanya mudah menyebabkan terjadinya luka dan air seni yang dihasilkan banyak mengandung gula hal ini bisa menyebabkan bakteri tumbuh lebih banyak karena air seni yang mengandung gula menjadi makanan bagi bakteri. Sementara pada fimosis biasanya lebih sering terjadi pada anak dibawah usia 5 tahun dan akan disarankan untuk disunat. Fimosis itu sendiri adalah kelainan pada laki-laki yang belum disunat dimana kulup penis melekat kencang pada kepala penis sehingga tidak dapat ditarik ke belakang melewati kepala penis.

  • Alergi dan iritasi.

Kulit kepala penis sangat sensitif dan bisa bereaksi terhadap berbagai senyawa kimia atau zat lain. Contoh hal yang dapat menimbulkan iritasi adalah:

  • Sel kulit mati, keringat, urin dan benda lain dapat mengumpul di bawah kulup.
  • Jenis sabun dan desinfektan.
  • Menggosok atau mencuci kepala penis secara berlebihan.
  • Kondom, spermisida yang digunakan pada saat berhubungan seksual.
  • Zat kimia yang terkena tangan dapat mengenai kepala penis jika tidak dibersihkan terlebih dahulu sebelum ke toilet.
  • Deterjen atau sabun cuci yang masih tertinggal di celana dalam.

 

Apa Saja Faktor Risiko Pasien Terkena Penyakit Balanitis ?

Beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan pasien terkena penyakit balanitis antara lain adalah:

  • Orang yang terkena diabetes melitus.
  • Penggunaan antibiotik secara berlebihan.
  • Kebersihan yang buruk pada laki-laki yang tidak disunat.
  • Daya tahan tubuh yang lemah.
  • Iritasi akibat zat kimia pada kepala penis.

 

Apa Saja Gejala Penyakit Balanitis ?

Beberapa gejala umum yang sering muncul pada penis yang terkena penyakit balanitis antara lain:

  • Peradangan dan bengkak di ujung penis atau kulit penis
  • Nyeri dan kesulitan saat buang air kecil
  • Mengeluarkan bau yang tidak sedap
  • Penis terasa sakit

 

Apa Saja Bahaya Dan Komplikasi Penyakit Balanitis ?

Apabila penyakit balanitis tidak segera diobati dengan baik, tepat dan lebih lanjut maka dapat menyebabkan beberapa bahaya dan komplikasi antara lain :

  • Nyeri sendi.
  • Ruam pada bagian kulit yang lain.
  • Mulut kering.
  • Pembengkakan kelenjar.
  • Demam.
  • Mual.
  • Letih.
  • Orchitis
  • Prostatitis

Bagaimana Pengobatan Penyakit Balanitis di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan klinik yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin. Klinik Pandawa juga memiliki fasilitas dan alat kesehtan yang memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan kasus penyakit balanitis. Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi No.hp/WA 081386357864. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.

“Hasil pengobatan bisa tidak persis sama pada setiap orang karena tergantung situasi dan kondisi masing-masing orang serta berat dan ringannya penyakit”

5 Tanda Miss V Anda Tidak Sehat

Beberapa wanita kerap mengalami masalah pada organ genitalnya. Bahkan beberapa perempuan tidak telalu memerhatikan kesehatan Miss V mereka sehingga rentan mengalami infeksi. dan brikut ciri-ciri Miss V Anda Tidak Sehat.

1. Vagina Kering
Vagina kering merupakan salah satu yang menadakan vagina tidak sehat. Beberapa penyebab umum vagina kering meliputi kecemasan, pengobatan, perubahan hormonal dan iritasi.

2. Nyeri saat buang air kecil
Umumnya ketika kita merasa sakit saat buang air kecil sering dikaitkan dengan infeksi saluran kemih, namun bisa juga itu menjadi gejala utama dari infeksi Miss V. Infeksi ini bisa terjadi karena penggunaan produk tertentu yang mengandung bahan kimia.

3. Sensasi Gatal dan Terbakar
Rasa terbakar dan gatal yang terus-menerus bisa menjadi indikator sejumlah infeksi di vagina, yang bahkan dapat mempengaruhi kesehatan seksual Anda.

4. Bau tidak sedap
Vagina yang mengeluarkan bau tak sedap bisa disebabkan karena keputihan yang berlebihan. ini bisa dilihat juga pada pakaian anda yang mana bila anda merasa terjadi bau yang sangat kuat bahkan aromanya melekat maka sebaiknya anda waspada karena bisa jadisalah satu tanda vagina tidak sehat.

5. Keputihan Berubah Warna
Keputihan dapat dianggap normal jika berwarna putih dan tidak mengeluarkan bau busuk apapun. Bila anda mengalami keputihan dengan warna merah atau cokelat dan disertai dengan bau busuk maka anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

Itulah 5 tanda Miss V anda tidak sehat. Jika Anda mengalami salah satunya, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter!

Kenapa Air Kencing Saya Berbusa?

Air Kencing Berbusa

 

Apakah anda pernah memperhatikan air kencing anda? Apakah anda mendapati air kencing anda berbusa? Sebagian orang menganggap bahwa air kencing berbusa adalah suatu hal yang normal, namun perlu anda ketahui bahwa air kencing berbusa merupakan suatu tanda penyakit serius.

 

 

Apakah air kencing berbusa merupakan hal yang normal?

Busa yang terdapat pada air seni bisa diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu:

  • Pada saat kandung kemih anda penuh akan mengeluarkan air kencing dengan cepat dan ada terdapat busa. Busa normalnya akan hilang dalam beberapa menit setelah dikeluarkan.
  • Apabila air kencing anda terkonsentrasi, akan muncul air kencing berbusa saat anda anda mengalami dehidrasi ringan, seperti saat anda setelah melakukan olahraga, ini adalah suatu hal yang normal terjadi. Tapi, jika air kencing berbusa terjadi terus-menerus, ini bisa menjadi tanda masalah lain yang lebih serius.

Tanda bahwa anda menderita penyakit serius

Air kencing berbusa bisa pada umumnya normal saja jika tidak sering terjadi. Namun, air kencing yang terus-menerus berbusa dapat diantisipasi menjadi tanda bahwa tubuh anda sedang bermasalah. Air kencing yang berbusa merupakan tanda bahwa terdapat protein dalam air kencing atau proteinuria. Kandungan protein pada air kencing akan bereaksi dengan udara sehingga membentuk busa. Gejala seperti ini tidak normal terjadi karena fungsi ginjal seharusnya menyaring protein sebelum urin dikeluarkan. Sehingga  tidak mengandung protein di dalamnya,  protein akan tetap dalam aliran darah tubuh anda.

Terdapat kandungan protein dalam urin dapat diantisipasi menjadi tanda masalah di ginjal yang serius, seperti penyakit ginjal kronis, dan tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal, sehingga Anda mengalami proteinuria. Terlalu banyak konsumsi protein dari makanan dan suplemen juga bisa menyebabkan proteinuria.

Selain itu, air kencing berbusa juga bisa juga tanda ejakulasi retrograde pada pria, walaupun ini jarang terjadi. Apa itu Ejakulasi Retrograde ? Ejakulasi retrograde adalah kondisi dimana air mani keluar dari kandung kemih bukan dari penis. Hal ini terjadi jika otot sfingter kandung kemih mengalami gangguan fungsi, sehingga sejumlah air mani terdorong ke dalam masuk ke dalam kandung kemih. Air kencing yang bercampur air mani tersebut dikeluarkan dan menimbulkan busa. Ejakulasi retrograde terjadi karena diabetes, bisa juga karena penggunaan obat untuk tekanan darah tinggi, kerusakan saraf karena cedera tulang belakang, dan operasi pada prostat atau uretra.

Ciri-ciri bahwa anda menderita penyakit serius

Gejala air kencing berbusa menjadi tanda dari penyakit serius akan dibarengi dengan gejala tambahan dengan keluhan lainnya, seperti:

  • Kelelahan
  • Nafsu makan menurun
  • Perubahan jumlah air kencing yang keluar
  • Air kencing keruh, berwarna gelap, atau kadang berdarah
  • Sulit tidur
  • Mual, muntah
  • Tangan, kaki, wajah, dan perut bengkak yang diakibatkan adanya penumpukan cairan pada ginjal.

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti di atas sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan memeriksa air kencing anda agar dapat memastikan apakah ada protein dalam air kencing atau proteinuria, yang menjadi penyebab air kencing berbusa.

 

Untuk informasi lebih jelasnya anda bisa konsultasi melalui whatsapp : 0813-86357762 (gratis)

atau klik Link dibawah ini

Apa itu erosi serviks?

Apa itu erosi serviks?

Serviks merupakan bagian uterus yang berada di bagian bawah atau bagian terendah rahim, yang berupa saluran yang menghubungkan uterus dengan vagina. Rata-rata Panjangnya Adalah 30 – 45 mm. Erosi Serviks merupakan Adanya proses peradangan atau terdapatnya luka pada daerah porsio serviks uteri (mulut rahim), Erosi Serviks ini berisiko terjadi pada kaum wanita.. Biasanya penyebab dari pada ini diakibatkan Adanya infeksi dengan bakteri atau virus. Namun banyak orang yang mengatakan bahwa erosi serviks ini Adalah tumor jinak dan ganas dari tubuh. Umumnya untuk erosi serviks Ini ditemukan pada wanita dari segala usia.

Erosi serviks ditemui dengan beberapa gejalanya, Gejala erosi serviks Adalah :

  • Mengalami keputihan yang Berkepanjangan
  • Adanya pendarahan setelah melakukan hubungan seksual
  • Rasa Nyeri pada perut bagian bawah
  • Adanya rasa sakit saat berhubungan seksual
  • Terjadi pendarahan diluar dari siklus menstruasi
  • Adanya bercak atau flek yang tidak biasanya atau abnormal
  • Pendarahan pada saat hamil sedang berlangsung

Penyebab erosi serviks Adalah :

Erosi Serviks ini sering terjadi pada wanita yang berusia muda, dan penyebab utamanya sering ditemukan dari Infeksi bakteri dan Virus, Adanya perubahan Hormon, penggunaan KB seperti AKDR dan PIL dan tidak menutupi kemungkinan ini juga bisa di dapat pada wanita dengan riwayat hubungan seksual yang berganti pasangan.

Dibawah ini beberapa hal-hal yang penting untuk dilakukan untuk menghindari terjadinya erosi serviks:

  1. Memakai celana dalam yang berjenis katun
  2. Menjaga vagina untuk tetap kering, terutama setelah buang air kecil
  3. Menghindari pemakaian celana dan CD ketat
  4. Banyak makan sayur buah
  5. Banyak minum air Putih
  6. Tidur jangan pakai celana dalam
  7. Tidak menggunakan panty liner

Pengobatan Erosi Serviks

Pada umumnya, erosi serviks tidak menyebabkan masalah yang serius. Kondisi ini bahkan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa ada pengobatan apapun, kecuali jika disertai dengan infeksi. Jika tidak menimbulkan gejala, erosi serviks tidak perlu diobati. Walaupun bukan disebabkan oleh hal-hal yang serius dan bukan merupakan suatu penyakit yang berbahaya, tapi jika dibiarkan terus dapat membahayakan kesehatan Anda. Namun, sayangnya pengobatan tersebut mempunyai efek samping. Anda dapat mengalami perdarahan atau keputihan selama sekitar satu minggu sampai empat minggu setelah dilakukan pengobatan. Oleh karena itu jangan mengobati atau melakukan pengobatan tanpa ada anjuran dokter. Jika anda mengalami beberapa gejala diatas atau sudah melakukan pemeriksaan dan didiagnosa oleh dokter, anda tidak perlu khwatir dan takut dengan ini, kami klinik pandawa Adalah solusi dari masalah anda. Kami akan bantu untuk keluhan yang anda rasakan. Segera konsultasikan kepada kami dengan menghubungi nomor 081398126569 atau bisa melakukan kunjungan langsung ke klinik kami.

Apa Itu Chancroid?

Chancroid atau biasa dikenal dalam dunia medis dengan sebutan Ulkus Mole adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Gram-negatif streptobacillus Haemophilus ducreyi. (more…)

Alamat
Jln Pangeran Jayakarta No.55, Gedung Baja Lt GF2 Tower B, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730

Telp/WA: 0813 8635 7864
Hotline : 021-62313337
Disclaimer : “Hasil pengobatan bisa tidak persis sama pada setiap orang karena tergantung situasi dan kondisi masing-masing orang serta berat dan ringannya penyakit”

×
Hallo....Ada yang bisa kami bantu?silahkan hubungi kami melalui Whatsapp di nomor 0813-8635-7864 atau klik tombol whatsapp dibawah ini untuk konsultasi dengan kami