Pengertian Kanker Serviks

Kanker adalah pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkontrol. Sebetulnya, setiap sel yang ada di tubuh kita berpotensi menjadi kanker. Pada umumnya sel tubuh yang sudah mati akan mengalami regenerasi menjadi sel baru.
Akan tetapi lain halnya dengan kanker. Sel yang dihasilkannya akan terus bertumbuh serta tidak bisa dikontrol dan menyebabkan penyakit baru. Pada kanker serviks sendiri hal ini terjadi di bagian bawah rahim atau yang dikenal dengan leher rahim. Bagian ini adalah jalan keluar untuk bayi ketika melahirkan.

Kanker serviks dibagi ke dalam beberapa stadium berdasarkan penyebarannya. Di antara lain adalah

  • Stadium 0 (Pra-kanker) – pada tahap ini, sel kanker masih belum muncul. Meski begitu, terdapat perubahan struktur sel yang dicurigai dapat memicu munculnya kanker.
  • Stadium 1 – kanker belum menyebar dan masih berada di dalam leher rahim atau serviks.
  • Stadium 2 – pada tahap ini, kanker sudah menyebar di luar leher rahim menuju ke jaringan sekelilingnya. Meski begitu, kanker belum sampai pada jaringan yang melapisi dinding pelvis atau panggul.
  • Stadium 3 – kanker sudah mulai menyebar hingga ke bagian bawah vagina dan dinding pelvis.
  • Stadium 4 – pada tahap ini, kanker sudah menyebar lebih jauh. Kanker bisa jadi sudah menyebar ke bagian usus, paru-paru, kandung kemih, atau bagian organ lainnya.

Apakah Penyebab Kanker Serviks?

Sampai saat ini, para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab dari kanker. Tetapi ada hal-hal yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker serviks, antara lain;

  • Infeksi virus HPV (Human Papillomavirus).
  • Konsumsi pil kontrasepsi dalam jangka panjang.
  • Merokok.
  • Melakukan hubungan seksual sejak usia dini.
  • Bergonta-ganti pasangan.

Kanker serviks umumnya terjadi pada wanita yang sudah melakukan hubungan intim secara aktif. Infeksi virus HPV bisa dibawa oleh kaum pria yang sudah terjangkit virus dan bisa menularkan ke pasangan wanitanya.
Tidak semua virus HPV terdeteksi keberadaannya. Sekitar 13 dari 100 jenis virus HPV menyebabkan kanker serviks. Ada virus HPV yang bisa membuat kutil pada alat kelamin pria, bahkan ada yang sama sekali tidak menimbulkan kecurigaan pada alat kelamin pria.

BACA JUGA

Bagaimana Gejala Kanker Serviks?

Kanker serviks dapat tidak menunjukkan gejala. Sehingga penderitanya terkadang tidak menyadari bahwa tubuhnya terjangkit. Baru setelah kanker menyerang jaringan di sekitarnya, gejala akan muncul. Berikut ini adalah beberapa gejala kanker serviks

  • Perdarahan dari jalan lahir ketika melakukan hubungan intim.
  • Perdarahan dari jalan lahir yang terjadi sebelum atau sesudah masa menstruasi.
  • Bagian panggul merasa sakit.
  • Keputihan berbau tidak sedap.
  • Sakit ketika melakukan hubungan intim.
  • Perdarahan dari jalan lahir setelah menopause.

Jika Anda mengalami perdarahan yang tidak normal dari vagina atau jalan lahir, segera konsultasikan hal tersebut ke dokter ginekologi.

Klinik Pandawa didirikan dengan berbadan hukum PT. PANDAWA MITRA MEDIKA dengan ijin NOMOR. 3/B.6.0/31.71.02/-1.779.3/2017. Operasional dari PTSP DKI Jakarta Pusat dan Dinas Kesehatan Jakarta Pusat. Klinik Pandawa ini didirikan oleh beberapa orang dokter yang berpengalaman, serta ahli terhadap kasus-kasus penyakit yang erat kaitannya dengan masalah Penyakit kelamin, Kulit, Bedah umum, dan Perawatan organ reproduksi pria (Andrologi), wanita (Ginekologi) perempuan, orang tua, atau orang muda termasuk anak-anak.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”