Apa Itu Penyakit Sifilis (Raja Singa)?

Penyakit Sifilis atau raja singa adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit sifilis (raja singa) termasuk infeksi menular seksual yang bisa ditularkan melalui hubungan seksual bisa seks vagina, anal, maupun seks oral dengan orang yang sudah terinfeksi. Selain melalui hubungan seksual, penyakit sifilis (raja singa) juga bisa menular melalui aliran darah misalnya berbagi jarum suntik pada pengguna narkoba, pembuatan tato dan tindik telinga.

Penularan penyakit sifilis (raja singa) juga bisa terjadi dari wanita hamil kepada bayi yang dikandungnya dan bisa menyebabkan kematian pada bayi. Kondisi ini dikenal sebagai sifilis kongenital.

 

Gejala Infeksi Sifilis (Raja Singa)

  1. Sifilis Primer

Penderita sifilis primer mengalami gejala timbulnya luka disekitar alat kelamin atau di sekitar mulut. Luka seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan rasa sakit dan luka ini bertahan selama 1-2 bulan dan luka  akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.

  1. Sifilis Sekunder

Penderita sifilis sekunder akan mengalami ruam merah berukuran kecil dan biasanya muncul pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang muncul adalah demam, nafsu makan berkurang, radang tenggorokan dan kutil kelamin. Fase ini bisa bertahan selama 1-3 bulan.

  1. Sifilis Laten

Setelah fase sifilis sekunder, penyakit sifilis seakan-akan menghilang dan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Masa laten ini bisa bertahan sekitar dua tahun sebelum lanjut ke masa yang paling berbahaya yaitu infeksi sifilis tersier.

  1. Sifilis Tersier

Jika infeksi sifilis tidak terobati akan berkembang ke tahapan akhir, yaitu fase sifilis tersier. Pada tahap ini, infeksi pada fase ini bisa memberi efek yang serius pada tubuh seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, gangguan pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak segera ditangani. Penyakit sifilis (raja singa) paling mudah menular pada fase sifilis primer dan sifilis sekunder.

  1. Sifilis Kongenital

Perempuan yang sedang hamil dan menderita penyakit sifilis (raja singa) bisa menularkan infeksi pada janinnya. Risiko ini bisa dikurangi apabila perempuan tersebut diobati sebelum kehamilan mencapai empat bulan. Jika tidak diobati, jika tidak diobati bisa terjadi komplikasi seperti:

  • Bayi lahir dengan penyakit sifilis
  • Bayi lahir prematur
  • Keguguran
  • Kelahiran mati atau bayi mati dalam kandungan
  • Kematian bayi tidak lama setelah dilahirkan

Bayi yang lahir dengan penyakit sifilis kongenital dalam keadaan hidup biasanya tidak memiliki gejala apa pun. Tapi mungkin muncul ruam pada telapak tangan dan kaki. Gejala yang mungkin berkembang pada anak yang lahir dengan penyakit sifilis adalah:

  • Masalah pendengaran
  • Batang hidup yang rata
  • Deformasi gigi
  • Tuli
  • Pertumbuhan tulang yang tidak normal

 

Bagaimana Pencegahan Penyakit Sifilis (raja Singa)?

  • Setia dengan pasangan
  • Penggunaan kondom untuk mengurangi risiko penularan sifilis terutama di kalangan pekerja seksual
  • Gunakan dental dam (selemabr kain dari lateks) ketika melakukan seks oral sebagai penghalang antara mulut dan organ intim
  • Jangan melakukan hubungan seksual secara oral, vagina, maupun anal hingga pengobatan sifilis selesai dilakukan
  • Jangan pernah berbagi jarum suntik dengan orang lain seperti pada pengguna narkoba, tindik dan tato
  • Pada wanita hamil yang mempunyai riwayat penyakit sifilis disarankan untuk melakukan tes darah diusia kehamilan 3-5 bulan dan akan di ulang apabila hasilnya positif

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Sifilis (Raja Singa) di Klinik Pandawa?

Klinik pandawa merupakan klinik yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin. Klinik Pandawa juga memiliki fasilitas dan alat yang sangat memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah banyak menangani pasien dengan kasus penyakit Sifilis (Raja Singa). Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi No.hp/WA 081386357864. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”