bahaya herpes kelamin mungkin bisa disembunyikan, namun tetap saja Kita harus waspada karena masih terdapat bahaya herpes kelamin yang bisa mengancam kesehatan seseorang khususnya yang telah positif terinfeksi herpes kelamin.

Apa itu herpes kelamin? Herpes kelamin (Genital herpes) adalah salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) atau penyakit kelamin dan umumnya ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui aktifitas seksual, seperti seks vaginal, anal maupun oral dengan seseorang yang sudah terinfeksi.

Namun, sayangnya dalam kebanyakan kasus banyak penderita tidak menyadari bahwa penyakit yang sedang mereka alami memiliki risiko yang cukup tinggi jika terus dibiarkan tanpa melakukan penanganan medis.

Fakta Penyakit Herpes Kelamin

Tahukah Anda bahwa herpes kelamin adalah jenis penyakit kelamin yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks (HSV). Virus ini memiliki 2 jenis, yaitu HSV-1 dan HSV-2, kedua jenis virus ini dapat menyebabkan herpes kelamin. Namun, HSV-2 lebih sering ditemui sebagai penyebab dari herpes kelamin.

Penyakit ini sangat menular dan dapat menyerang pria maupun wanita yang sudah melakukan hubungan seksual. Penyakit herpes kelamin dikenal sebagai infeksi akut yang akan terus berada di dalam tubuh penderitanya dan menyebabkan banyak kerusakan pada kesehatan kelamin.

Pria maupun wanita memiliki risiko yang sama untuk terinfeksi penyakit ini, meskipun herpes kelamin lebih banyak menyerang kaum wanita. Beberapa penderita penyakit ini tidak menyadari bahwa herpes adalah penyakit dengan risiko dan bahaya yang sangat tinggi, jika terus dibiarkan.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa herpes kelamin adalah salah satu penyakit kelamin yang sulit untuk diketahui setiap gejalanya dengan pasti. Ketika, Anda mengalami gejala, maka gejala ini dapat menghilang dan sembuh dengan sendirinya meskipun tanpa melakukan penanganan apapun.

Jika, Anda sudah aktif berhubungan seks, maka sebaiknya Anda mencari lebih banyak informasi mengenai penyakit kelamin dan terutama bahaya herpes kelamin jangan biarkan penyakit ini terus menerus menginfeksi tubuh Anda.

Bahaya Herpes Kelamin Mungkin Disembunyikan

Terdapat sebuah studi yang diambil di Swedia yang berasal dari salah satu website menemukan bahwa penyakit herpes kelamin mungkin lebih tersembunyi daripada yang diperkirakan sebelumnya dan tidak memiliki konfirmasi visual terhadap penyakit yang ditularkan secara seksual.

Dalam studi tersebut, hanya empat dari sepuluh pasien dengan bahaya herpes kelamin yang benar-benar tahu bahwa mereka mengalami gangguan tersebut, dan sepertiga dari mereka tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi melaporkan gejala khas herpes pada kunjungan pengobatan lanjutan.

1.014 pasien yang telah di periksa di Rumah Sakit Universitas Sahlgrenska diuji untuk virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2) dan kehadiran antibodi dalam darah menunjukkan bahwa seseorang telah terinfeksi virus.

Studi ini memperkuat persepsi Kita bahwa herpes kelamin adalah umum dan bahwa kebanyakan orang yang membawanya tidak menyadari bahwa mereka memilikinya, sehingga bisa dikatakan bahwa bahaya herpes kelamin bisa mereka sembunyikan.

Gejala herpes kelamin berulang yang tidak spesifik dapat menjadi herpes yang tidak terdiagnosis, namun hal tersebut dapat dideteksi dengan tes sederhana di dokter.

Pada dasarnya jika Anda khawatir akan terinfeksi herpes kelamin maka pergilah memeriksanya dan jangan menunggu luka terbuka muncul atau muncul gejala visual lainnya.

Umumnya herpes kelamin disebabkan oleh adanya virus herpes simplex tipe 2 (HSV-2) yang menyebar melalui kontak seksual, dan lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia mengalami gangguan tersebut.
Menurut penelitian di Negara Barat 10 % hingga 30% dari populasi manusia mungkin bisa membawa virus ini sehingga menjadikannya salah satu penyakit menular seksual yang paling luas.

Bagaimana Ciri-Ciri dan Gejala Herpes Kelamin?

Tahukah Anda bahwa pada beberapa penderita tidak mengalami gejala herpes kelamin apapun dan diantara mereka mengalami gejala yang sangat ringan, sehingga sering menganggap bahwa ini adalah penyakit kulit yang tidak begitu berbahaya.

Padahal, bahaya herpes kelamin berawal dari tidak adanya gejala yang dapat diketahui dengan pasti. Namun, beberapa ciri-ciri dan gejala herpes kelamin dapat dikenali dengan munculnya luka atau benjolan yang berisi cairan.
Biasanya, akan muncul benjolan seperti lintingan berisi cairan, dan ketika pecah akan membentuk sebuah luka kering dengan rasa sakit dan nyeri pada permukaan kulit.

Dan luka ini sering ditemui pada permukaan area kelamin yang disertai dengan rasa gatal, nyeri dan panas seperti terbakar.

Selain itu penderita herpes akan mengalami penurunan pada sistem imunitas yang menyebabkan mudah untuk terserang flu, demam, sakit kepala, nyeri otot dan mudah lelah, namun gejala ini dapat menghilang dengan sendirinya dan disebut sebagai wabah.

Saat Anda mengalami gejala dan menghilang tanpa adanya pengobatan, maka sewaktu-waktu gejala ini akan muncul kembali dan disebut dengan infeksi berulang yang menandakan bahwa bahaya herpes kelamin sudah mulai menyerang.

HSV-2 biasanya menghasilkan gejala ringan, dan kebanyakan orang dengan infeksi HSV-2 tidak memiliki gejala yang diketahui.

Namun, HSV-2 dapat menyebabkan ulkus genital berulang yang berulang pada banyak orang dewasa, dan infeksi HSV-2 dapat menjadi parah pada orang dengan sistem kekebalan yang ditekan.

Apa yang Terjadi Jika Herpes Kelamin Tidak Diobati ?

Terlepas dari keparahan gejala herpes kelamin sering menyebabkan tekanan psikologis di antara orang-orang yang tahu bahwa mereka sudah terinfeksi.

Selain itu, HSV-2 dapat menyebabkan infeksi fatal pada bayi jika ibu mengeluarkan virus pada saat persalinan, maka sangat penting untuk wanita menghindari terjangkit herpes selama kehamilan, karena gejala herpes pertama selama kehamilan menciptakan risiko penularan yang lebih besar pada bayi yang baru lahir.

Jika seorang wanita memiliki herpes kelamin yang aktif saat persalinan, maka bedah sesar biasanya dilakukan. Untungnya, infeksi pada bayi jarang terjadi pada wanita dengan infeksi HSV-2.

Di Amerika Serikat, HSV-2 mungkin memainkan peran utama dalam penyebaran HIV secara heteroseksual, sehingga bisa menyebabkan virus ini menyebabkan AIDS dan virus herpes dapat membuat orang lebih rentan terhadap infeksi HIV sehingga dapat membuat orang yang terinfeksi HIV lebih menular.

4 Langkah Untuk Mengetahui Ciri-Ciri Herpes Pada Kelamin

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa herpes kelamin adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1 dan 2, meskipun tipe 1 paling sering muncul di dalam dan di sekitar mulut, sedangkan tipe 2 biasanya muncul pada alat kelamin dan anus.

Meskipun demikian, tipe keduanya dapat ditemukan di kedua area, mengingat bahwa bagian-bagian tubuh ini sering bersentuhan selama hubungan seksual.

Terdapat sebuah penelitian yang melaporkan bahwa hingga sekitar 20 % dari semua orang dewasa yang aktif secara seksual dengan banyak pasangan menunjukkan tanda-tanda infeksi herpes simpleks tipe 2.

Dan berikut di bawah ini adalah 4 langkah untuk mengetahui ciri-ciri herpes pada kelamin, diantaranya:

  • Langkah 1

Lihatlah kepala Mr P untuk mengidentifikasi benjolan merah kecil hanya setelah periode gatal atau rasa sakit di daerah tersebut.
Biasanya akan muncul benjolan seperti patch besar atau kecil mirip dengan jerawat, luka bulat mirip sariawan atau bercak merah dengan pustula putih, di antara manifestasi lainnya.

  • Langkah 2

Tentukan apakah benjolan yang ditemukan di Mr P telah terbuka untuk menjadi luka yang terasa menyakitkan, lalu bagaimanakah caranya?
Cobalah untuk menekan secara lembut dengan ujung jari Anda ke tonjolan apa pun yang tampak seperti lesi atau luka untuk memeriksa rasa sakit, kemudian amati apakah ada luka terbuka yang bocor, karena lesi akibat herpes sering mengeluarkan nanah atau darah.

  • Langkah 3

Perhatikan di dalam pembukaan kepala Mr P untuk menentukan apakah tonjolan atau luka yang serupa muncul di dalam uretra, seperti yang sering terjadi, sehingga biasanya menyebabkan buang air kecil yang terasa menyakitkan.

  • Langkah 4

Periksa sisa area Mr P dan di sekitar area kelamin untuk benjolan atau luka lebih lanjut? Jika terdapat benjolan setelah Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan tanpa kondom maka itu merupakan pertandanya.
Dan perlu Anda ketahui bahwa herpes kelamin dapat menyebar di suatu area dengan cepat dan agak komprehensif, sehingga penularannya sering meliputi seluruh area pada kelamin.

Bagaimana Herpes Kelamin Menular ?

Penyakit ini sangat mudah menular melalui hubungan seks. Virus dapat menular ketika Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan yang sudah memiliki infeksi ini sebelumnya. Penularan dapat terjadi melalui aktivitas seks vaginal, anal, maupun oral.

Jika Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan yang memiliki infeksi dan aktivitas seksual dilakukan tanpa menggunakan pengaman (kondom), maka risiko Anda untuk terinfeksi penyakit ini sangat besar, terlebih jika Anda kerap bergonta-ganti pasangan seks.

Selain itu, beberapa kasus pernah menyatakan, bahwa virus herpes dapat menular melalui penggunaan barang secara bersamaan dengan penderita herpes. Biasanya, ini sering terjadi pada kaum wanita, yang sering berbagi mainan seks dengan teman yang memiliki infeksi herpes.

Infeksi ini tidak hanya dapat menular pada pria maupun wanita yang melakukan hubungan seks. Tetapi, virus ini dapat menyerang dan menular kepada bayi. Wanita yang memilki herpes kelamin dapat menularkan infeksi ini kepada bayi, sehingga bayi berisiko untuk terinfeksi penyakit yang sama dan mengalami banyak kerusakan pada organ tubuhnya ketika dilahirkan.

Apa Saja Bahaya Herpes Kelamin ?

Tidak banyak yang mengetahui, bahwa bahaya herpes kelamin adalah sebuah masalah yang sangat besar bagi penderitanya. Tahukah Anda, ketika Anda terinfeksi virus herpes untuk pertama kalinya, maka secara tidak sadar Anda berisiko untuk memiliki penyakit ini selama-lamanya.

Umumnya, bahaya herpes kelamin adalah penularan infeksi yang semakin luas dan dapat menyebabkan banyak kerusakan pada permukaan area kelamin. Banyak dari mereka yang menderita herpes kelamin mengalami kerusakan kulit di permukaan kelamin akibat dari gejala herpes.

Selain itu, bahaya herpes kelamin akan mengakibatkan kerusakan pada sistem syaraf yang berdampak pada kebutaan, kerusakan otak, meningitis, bahkan berisiko untuk menyebabkan terjadinya penyakit yang sangat berbahaya, seperti HIV/Aids.

Karena bahaya herpes kelamin saat virus sudah menginfeksi tubuh dan terus berkembang, maka akan menyebabkan kerusakan pada jaringan syaraf dan otot, sehingga menghilangkan fungsi organ-organ vital pada tubuh yang mengakibatkan kerusakan bahaya herpes kelamin bisa menyebabkan kematian jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat.

Cegah Penularan Herpes Dengan Cara Ini

Tentunya, ketika Anda sudah mengetahui bahaya herpes kelamin, maka Anda tidak ingin terinfeksi penyakit mematikan ini kan? Nah, jika Anda tidak ingin terinfeksi dan menderita penyakit ini, maka sebaiknya lakukan beberapa cara berikut ini untuk mencegah terjadinya penularan infeksi, di antaranya:

  • Hindari berhubungan seks dengan penderita herpes kelamin
  • Lakukan hubungan seks monogami dengan pasangan yang terhindari dari infeksi menular jenis apapun
  • Tidak melakukan hubungan seks dengan pasangan yang baru dikenal tanpa menggunakan pengaman (kondom)
  • Selalu menjaga kebersihan organ intim agar terhindari dari infeksi

Jika Anda tidak sengaja menyentuh luka yang disebabkan virus herpes, maka segera lakukan pemeriksaan dengan dokter. Kondisi ini sangat tepat untuk dilakukan sebagai bentuk pencegahan tahap awal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi dan pengobatan akan lebih mudah.

Apabila Anda membutuhkan pemeriksaan atau pengobatan untuk penyakit herpes kelamin, maka segera hubungi Klinik Pandawa atau jika Anda memiliki pertanyaan lainnya, Anda dapat melakukan konsultasi dengan tim medis kami melalui layanan konsultasi online di Telp/WA : 082139745279 | Hotline : 021-62313337.